Sunday, August 14, 2022

Pencetak Anthurium Kampiun

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sukses menghasilkan 20 anthurium hibrida berkelas eksklusif.

Anthurium mangkuk istimewa dengan karakter kuat.
Anthurium mangkuk istimewa dengan karakter kuat.

Sesosok anthurium mike tyson di atas meja setinggi satu meter itu mencuri perhatian. Ia tampak berbeda dibanding puluhan anturium lain. Sosoknya kekar dengan urat daun menonjol. Bentuknya bulat dengan ujung tumpul. Susunan daun rapat dan roset. Setiap helai daun tampak hijau segar dan tanpa cacat. Itu menandakan jika tanaman sehat.

Anthurium jenmanii hibrida setinggi 40 cm itu memiliki 11 daun. Penampilannya tetap elok meski pemilik hanya meletakkan di dalam pot keramik. Dengan sosok tanaman yang eksklusif itu, wajar jika mike tyson menjadi incaran pehobi. Pada November 2016 seorang pehobi menawar sang raja daun itu senilai Rp15-juta.

Silangan

Eddy Pranoto menyilangkan anthurium sejak 2004.
Eddy Pranoto menyilangkan anthurium sejak 2004.

Mike tyson merupakan anthurium terbaru hasil silangan Eddy Pranoto di Kotamadya Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Eddy menghasilkan mike tyson usai menyilangkan anthurium silangan kobra dengan varian kobra. Ia menggunakan metode back cross, yaitu menyilangkan kembali anakan yang diperoleh dengan kobra katalog. Itu sebabnya mike tyson memiliki penampilan unik. Kobra katalog adalah sebutan untuk jenmanii kobra yang asli.

Mike tyson memiliki daun lebih bulat dan berujung tumpul dibanding kobra katalog. Kobra katalog memiliki daun lebih lancip. Selain itu tulang daun mike tyson juga lebih kekar dan besar dibanding kobra katalog. Pun tekstur daun lebih tegas. Padahal, Eddy tidak memberikan perlakuan atau perangsangan khusus. Buktinya daun muda di bagian atas mempunyai karakter yang lebih kuat bila dibanding daun tua di bagian bawah.

Persemaian sebelum dipindahkan ke pot.
Persemaian sebelum dipindahkan ke pot.

Karakter mike tyson sudah stabil meski umur tanaman baru 1,5 tahun. Eddy menuturkan, “Faktor genetik yang unggul disertai dengan perawatan optimal menghasilkan tanaman eksklusif.” Dengan penampilan tanaman yang memukau itu, mike tyson menyabet juara pertama kategori kobra senior pada kontes anthurium di Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Desember 2015.

Pehobi yag kerap menjadi juri kontes itu menggunakan media tanam berupa campuran pakis dan biji kapuk. Persentase masing-masing 75% dan 25%. “Pakis dipilih karena porus sedangkan biji kapuk mempunyai kandungan nitrogen tinggi,” ujarnya. Untuk menjaga sirkulasi udara dan air dalam media tanam, Eddy membuat lubang pada bagian bawah atau samping pot. Ia meletakkan klangenannya itu di tempat dengan pencahayaan sinar matahari 50% dan sirkulasi udara yang baik.

Sejak kecil
Anthurium bukanlah hal baru bagi Eddy. Ia berkenalan dengan sang raja daun sejak kecil. Maklum, ibunya salah satu kolektor anthurium. Ayah dua anak itu tertarik dengan anthurium lantaran unik dan memiliki beragam jenis. Sejak 2004, ia mulai mengebunkan dan mencoba menyilangkan raja daun itu. Persilangan itu bertujuan untuk menghasilkan tanaman jenis baru yang memiliki kualitas lebih unggul.

Penataan untuk memaksimalkan sinar ACC.
Penataan untuk memaksimalkan sinar ACC.

Pengusaha lansekap itu menuturkan menyilangkan anthurium itu gampang-gampang susah. “Penyilang harus menguasai teknik dan tahu seluk-beluk induk yang dipilih,” ujarnya. Ia mengaku peluang untuk memperoleh anthurium dengan motif dan karakter berkualitas unggul sangat kecil. Persentase keberhasilan hanya 5%. Dari ribuan biji yang disemai biasanya hanya 1—2% saja yang berkarakter istimewa.

Pada kurun 2004—2007 hampir semua jenis anturium laku sehingga ketika Eddy menemukan jenis baru yang istimewa langsung dijual tanpa diperbanyak dahulu. Pada 2007 anturium burgundi miliknya dibeli hobiis seharga Rp450-juta.

Hingga kini Eddy menghasilkan 20 anthurium hibrida berkelas eksklusif. Kini ia lebih fokus mengembangkan anturium variegata dengan karakter yang bagus. Jumlah variegata yang mempunyai karakter bagus saat ini kalah jauh dibanding karakter daun hijau biasa. Sebagai contohnya mangkuk tornado yang merupakan anthurium karakter mangkuk variegata dan mempunyai harga fantastis. Seandainya tornado tidak variegata, dia tidak berharga karena hanya merupakan mangkok biasa dengan karakter yang tidak istimewa.

Eddy Pranoto merawat anakan anthurium di lantai dua rumahnya.
Eddy Pranoto merawat anakan anthurium di lantai dua rumahnya.

Eddy memanfaatkan bangunan berlantai dua di sebelah rumah tinggalnya untuk menyemai hasil silangannya. Ia memasang jaring untuk mengurangi intensitas sinar matahari sehingga tanaman ternaungi. Penangkar itu menyemaikan anthurium pada plastik mika. Saat biji berkecambah dan memunculkan tunas, ia memindahkannya ke dalam tray. Setelah tanaman cukup besar kemudian ditempatkan di pot dan diletakkan di atas meja dengan pencahayaan yang cukup. Itulah cikal bakal raja daun kampiun. (Andari Titisari/Peliput: Muhammad Awaluddin)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img