Saturday, June 22, 2024

Pengalaman Petani Mengatasi Puru Akar Semangka

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Seharusnya Erik Susanto memanen sekitar 4,05 ton semangka dari 450 tanaman pada 2021. Sayang sekitar 135 tanaman mengalami buah pecah sehingga tidak bisa dijual.

Petani semangka di Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, itu pun merugi Rp6,075 juta jika harga semangka Rp5.000 per kg. Semula Erik menduga tanaman terserang virus gemini atau penyakit kuning. Namun hanya ujung daun yang menguning.

Setelah membongkar tanaman terserang terdapat bintil-bintil seperti granula pada akar. Petani menyebut serangan itu puru akar. Tanda-tanda serangan terjadi saat tanaman berumur 21 hari setelah tanam (hst).

“Awal mula jumlah serangan tidak sebanyak itu. Hanya satu hingga dua tanaman yang ujung daunnya menguning,” kata Erik.

Erik belum menemukan cara yang tepat mengatasi tanaman terserang. Erik mencabut tanaman terserang agar tidak menular ke semua tanaman. Ia baru kali itu mendapati tanaman semangka terserang penyakit itu.

Khawatir puru akar kembali menyerang, Erik pun mengolah tanah sebelum penanaman dengan tepat. Erik melarutkan 500 ml pupuk yang mengandung asam amino dalam 167 liter air. Larutan itu cukup untuk mengocor 11 guludan dengan panjang masing-masing 30 m.

Selanjutnya ia menutup guludan menggunakan mulsa selama 2 pekan. Tujuannya memperbaiki struktur tanah dan memacu pertumbuhan akar yang sehat. Ia juga melarutkan 6 ml pupuk mengandung asam amino ke dalam 2 liter air untuk bibit semangka sebelum pindah tanam.

Larutan itu cukup untuk menyemprotkan 450 bibit semangka. Aplikasi pupuk dengan cara menyemprot saat tanaman berumur 10 hari setelah semai (hss) untuk mencegah timbulnya serangan di pembibitan. Upaya itu terbukti membuahkan hasil.

Musim tanam selanjutnya puru akar tidak lagi muncul. Selain sterilisasi lahan dan bibit, kualitas benih juga harus dipertimbangkan. Jika kualitas bibit bagus, ketahanan tanaman juga teruji bagus.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Atasi Serangan Kumbang Tanduk dan Rontok pada Bunga Anggrek

Trubus.id—Kumbang tanduk Oryctes rhinoceros kerap membuat para hobiis anggrek geram. Pasalnya, menggerek pucuk bunga dan bagian tanaman anggrek lainnya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img