Wednesday, August 17, 2022

Peninggalan Berharga Suku Indian

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Ketika Don Cortez—julukannya— bertolak kembali ke Spanyol, biji kakao beserta resep minuman dibawanya pulang. Tak lama setelah itu cokelat menjadi makanan dan minuman mewah di negeri Matador itu. Biji kakao itu pun menyebar ke seluruh daratan Eropa dan Amerika dan kini menyebar ke seluruh dunia.

Sebelumnya di suku Indian Maya, biji kakao lebih berharga lagi. Butiran itu dijadikan sebagai alat tukar layaknya mata uang. Empat butir biji kakao dapat ditukar dengan sebutir labu, sedangkan 10 butir untuk seekor kelinci. Bahkan dengan 100 butir biji kakao dapat membebaskan seorang budak. Warisan nenek moyang Indian itu kini dapat dinikmati dalam berbagai olahan yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Dalam perkembangannya biji kakao diolah untuk dapat dinikmati khalayak. Para chocolaterie—sebutan pembuat cokelat di Prancis bermunculan. Dimulai pertengahan 1700 oleh James Baker. Kemudian disusul Coenraad Van Houten, John Cadbury, Henri Nestle, Rodolphe Lindt, Milton Hershey, dan Jean Tobler. Dari buah karya mereka kita dapat mengenal berbagai produk cokelat. Itu berupa bahan baku berupa pasta cokelat, mentega cokelat, dan tepung cokelat yang diperoleh dari biji kakao terfermentasi dan diolah. Dari bahan baku itu diperoleh beberapa produk jadi seperti cokelat batangan, permen, dan minuman berbahan cokelat.

Tiga tahun lalu produk-produk cokelat itu kian populer di tanah air. Beberapa gerai khusus cokelat bertebaran. Sebut saja L’ atelier du chocolate di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Toko memproduksi berbagai cokelat dengan bentuk unik dan menawan. Di situ cokelat berkualitas disajikan secara cantik. “Kami terus menggali kreativitas untuk menemukan bentuk-bentuk baru,” ujar Diana Sutandya Direktur PT Cipta Kreasi Persadha. Inilah salah satu pembuatan praline chocolate yang eksklusif di L’ atelierdu chocolate. (Pupu Marfu’ah)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img