Wednesday, August 17, 2022

Perseteruan Keriting dan Besar

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Ukuran daun cabai keriting lebih kecil sehingga kelembapan di sekitar tanaman lebih rendah. Kelembapan berlebihan surga bagi cendawan seperti Colletotrichum capsici dan Gloeosporium piperatum. Mereka biang kerok penyakit antraknosa. Buah terserang menjadi busuk. Keunggulan kedua, kulit buah cabai keriting lebih tebal sehingga lebih tahan serangan patek alias antraknosa.

Lebih pedas

Sebaliknya ukuran permukaan daun cabai besar yang lebih luas, lebih banyak menyerap air. Pada umumnya ia rentan serangan Cercospora capsici yang menyebabkan bercak daun. Di lahan prevalensi tanaman “mandul” lebih banyak ditemukan pada cabai besar. Bila rata-rata jumlah buah 10 per tanaman, lantaran mandul cuma 3—5 buah. Secara akumulatif, penurunan produksi itu amat besar. Penyebab kemandulan itu diduga berkaitan dengan benih. Belum ada penelitian yang sahih untuk menjawab kasus itu.

Kandungan air cabai keriting 20—30% lebih rendah ketimbang cabai besar. Selain lebih pedas, rendahnya kandungan air menyebabkan keriting awet sekaligus harganya lebih mahal. Karena bobot cabai keriting lebih ringan, volume panen per orang per hari lebih kecil Ratarata seorang mampu menuai 20 kg cabai besar; keriting, 15 kg per hari. Bila ongkos petik berdasarkan harian, itu salah satu kelemahan cabai keriting. Jadi skor sementara 5—1, lima keunggulan cabai keriting, 1 keistimewaan cabai besar. (Sardi Duryatmo)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img