Monday, August 15, 2022

Pesona Rangkaian Richard

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Rangkaian modern penghias ruangan karya Richard Go AIFD.
Rangkaian modern penghias ruangan karya Richard Go AIFD.

Sebanyak 30 rangkaian bunga dalam waktu 8 jam lahir dari tangan Richard Go AIFD.

Decak kagum peserta terdengar saat menyaksikan kepiawaian Richard Go AIFD di atas panggung. Perancang itu cekatan menyusun aneka flora membentuk sebuah rangkaian berukuran 1,5 m. Ia memilih vas berbahan perak sebagai wadah rangkaian. Richard mengisi vas bermotif klasik itu dengan floral foam. Selanjutnya ia menancapkan beragam flora seperti heliconia jingga, krisan mini kuning, anthurium merah, hidrangea ungu, dan kadaka.

Dalam rangkaian berbentuk segitiga itu, perancang bunga dari Australia itu mengatur posisi bunga agak berjauhan. Dengan begitu, rangkaian terkesan modern. Agar rangkaian tampak luwes, ia meletakkan tanaman rambat di bagian depan. Richard Go menampilkan penghias ruangan itu pada acara demo dan lokakarya yang diadakan oleh Dewan Perwakilan Daerah, Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) DKI Jakarta.

Irama dalam rangkaian bunga dapat tercipta dengan meletakkan bunga dengan tinggi yang tidak sejajar.
Irama dalam rangkaian bunga dapat tercipta dengan meletakkan bunga dengan tinggi yang tidak sejajar.

Atraktif
Richard tak segan memberikan ilmu merangkai bunga kepada 100 peserta yang hadir. Itu sebabnya acara pada 15 Oktober 2015 itu berlangsung atraktif. Ia menuturkan dalam ilmu merangkai bunga irama menjadi salah satu bagian penting. “Irama termasuk dalam tujuh prinsip dasar merangkai bunga,” ujarnya. Tanpa irama, rangkaian kehilangan jiwa.

Irama dapat tercipta dengan meletakkan bunga dengan tinggi yang tidak sejajar. Namun, jangan coba menyusun bunga menyerupai anak tangga. Sebab, keduanya menimbulkan kesan monoton. Akibatnya, rangkaian kurang diminati. Richard memberikan contoh rangkaian berirama apik di sebuah vas keramik putih. Ia meletakkan setiap materi flora berupa agapanthus ungu, mawar putih, dan kadaka dengan ketinggian berbeda.

Ukuran rangkaian dan tempat untuk meletakkan rangkaian pun menjadi unsur penting. Richard berkeinginan untuk meletakkan rangkaian itu di atas meja kecil. Itu sebabnya ia memperhatikan betul proporsi rangkaian. “Proporsi yang baik akan menciptakan rangkaian bungan yang enak dilihat,” ujar Richard. Patokan paling mudah yaitu 1:2 dari keseluruhan porsi—vas dan rangkaian.

Richard Go AIFD membagikan ilmu merangkai bunga kepada 100 peserta.
Richard Go AIFD membagikan ilmu merangkai bunga kepada 100 peserta.

Richard menempatkan 1 bagian untuk tinggi vas putih dan 2 bagian untuk tinggi rangkaian. Pria berusia 29 tahun itu menuturkan penancapan materi pun tidak boleh asal-asalan. Ada 2 teknik yang kerap digunakan para perangkai bunga yakni paralel dan formaliner. Paralel berarti materi diletakkan tegak. Adapun formaliner materi disusun membentuk pola dan garis.

“Garis tak melulu lurus,” ujar Richard. Cita rasa seni di sebuah rangkaian justru akan lebih terasa dengan menampilkan garis-garis lengkung. Lihat saja rangkaian di sebuah wadah keramik berbentuk menyerupai perahu. Semula rangkaian tampak sederhana sebab hanya terdiri atas echeveria dan lembaran daun aglaonema yang ditempelkan di sebuah floral foam berbentuk bola. Rangkaian tampil menarik setelah Richard melengkungkan 4 batang tanaman di bagian atas rangkaian.

Rangkaian bunga berbentuk hati dengan paduan warna monokromatik.
Rangkaian bunga berbentuk hati dengan paduan warna monokromatik.

Harmonis
Prinsip lain dalam teknik merangkai bunga adalah pemilihan warna dan tekstur. Warna yang harmonis membuat mata betah memandang. Tengok saja rangkaian berbentuk hati hasil karya Richard. Ia mengombinasikan krisan mini, anyelir, gerbera, dan asparagus bintang. Paduan warna kuning, jingga, dan coklat, menghasilkan kombinasi warna monokromatis, tetapi harmonis.

Adapun tekstur membuat rangkaian semakin hidup. Oleh karena itu tekstur komponen penyusun rangkaian harus beragam. Pada rangkaian monokromatik, tekstur membuat penampilan semakin menarik. Materi yang kerap digunakan untuk menciptakan tesktur adalah asparagus bintang dan ruscus, masing-masing bertekstur kasar dan halus. Richard menuturkan rangkaian menarik tidak identik mahal.

Richard hanya butuh waktu 15 menit untuk membuat buket jumbo.
Richard hanya butuh waktu 15 menit untuk membuat buket jumbo.

“Gunakan saja materi flora yang ada di sekitar rumah,” ujarnya. Begitu pula dengan penggunaan vas. Perangkai bisa menggunakan vas sederhana sebagai wadah rangkaian. Jika ingin tampil beda, akali saja dengan menyemprotkan cat khusus atau bungkus dengan selotip bermotif. “Tambahkan juga manik-manik agar semakin mewah,” ujar Richard. Menurut ketua panitia, Lily Sastra, acara itu merupakan terobosan baru.

Peserta dapat melihat langsung kemampuan Richard Go menghadirkan 30 rangkaian bunga dalam waktu kurang dari 8 jam. “Itu membuktikan rangkaian bunga mudah dipelajari,” ujarnya saat acara yang mengusung tema Beyond The Daily Grind di Kelapagading, Jakarta Utara. “Penampilan itu belum pernah ada sebelumnya,” ujar Lily. (Ian Purnama Sari)

Garis lengkung menambah nilai seni pada rangkaian bunga.
Garis lengkung menambah nilai seni pada rangkaian bunga.

 

Previous articleBerburu Bunga Bola
Next articleKampiun Kontes Flona
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img