Wednesday, August 10, 2022

Pilih Wadah Tanam

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Kantong tanam untuk budidaya beragam sayuran di halaman rumah. Praktis, kuat, dan awet.

Kantong tanam atau planter bag merupakan wadah tanam sayuran tahan lama hingga 5 tahun.
Kantong tanam atau planter bag merupakan wadah tanam sayuran tahan lama hingga 5 tahun.

Ugik Setiyadi memanen kangkung dan bayam merah setiap pekan di halaman rumah. Warga Kelurahan Dukamantri, Kecamatan Pasarkemis, Kota Tangerang, Banten, itu memanfaatkan sayuran daun untuk konsumsi sekeluarga. “Bayam dan kangkung itu cukup untuk 4—5 orang sekali panen,” ujar Ugik. Halaman di depan rumah seluas 18 m2 memang sengaja digunakan untuk menanam sayuran sejak Mei 2016.

Semula pria kelahiran Ngawi, 25 Mei 1980 itu menaman tanaman hias tanpa perawatan khusus. Kini selain sayuran daun, ia juga menanam kacang panjang dan cabai. Ia menanam sayuran itu di kantong tanam atau planter bag. Harap mafhum, selain terbatas, halaman rumahnya juga sudah dicor dengan semen sehingga perlu wadah untuk menanam. Ia menggunakan wadah berbagai ukuran tergantung jenis dan jumlah tanaman.

Praktis
Ugik menggunakan wadah berukuran 11 liter dan diameter 21 cm untuk menanam sayuran daun seperti bayam dan kangkung. Sementara itu untuk menanam cabai ia menggunakan kantong tanam berukuran lebih besar, yaitu 15 liter dan diameter 28 cm. Selain kantong tanam ia juga menanam sayuran menggunakan wadah kantong tanam vertikal atau wall planter yaitu wadah tanam berbentuk kantong yang dapat digantung di dinding sehingga menghemat lahan.

Raised bad digunakan untuk menanam sayuran dalam jumlah yang banyak.
Raised bad digunakan untuk menanam sayuran dalam jumlah yang banyak.

Kantong tanam vertikal terdiri atas beberapa ukuran seperti panjang 75 cm dan lebar 60 cm. Setiap kantong vertikal sepanjang 106 cm dan lebar 66 cm terdiri atas 15 kantong tanam. Kantong tanam vertikal terdiri dari beberapa motif seperti bunga matahari dan peeble atau bebatuan. Selain untuk wadah menanam, juga sekaligus penghias dinding halaman rumah.

Menurut Ugik menggunakan wadah tanam itu lebih praktis dibandingkan dengan menggunakan pot. Sebab dapat dilipat dan disimpan di ruangan yang relatif kecil saat belum atau sudah tidak digunakan.

Kegiatan urban farming itu tidak hanya dilakukan oleh Ugik. Setahun terakhir masyarakat perkotaan memang bergairah menanam beragam komoditas di halaman atau ruang yang selama ini telantar. Rekan Ugik, Maridin, juga mulai menanam sayuran di halaman sejak Februari 2016. “Menanam sayuran menjadi kegiatan positif ibu-ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang,” ujar Maridin.

Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 8 September 1976 menanam peria, terung, cabai, kangkung, dan bayam di kantong tanam dan kantong vertikal. Selain halaman rumahnya sendiri, ia juga meletakkan kantong tanam vertikal di dinding kosong sekitar rumah. Dinding sepanjang 9 meter itu kini penuh dengan wall planter untuk menanam beragam sayuran seperti bayam, kangkung, dan pakcoy.

Tahan lama

Maridin, warga Perumahan Taman Merpati, Puri Jaya, Pasarkemis, Tangerang, menanam sayuran menggunakan wall planter di lingkungan rumahnya.
Maridin, warga Perumahan Taman Merpati, Puri Jaya, Pasarkemis, Tangerang, menanam sayuran menggunakan wall planter di lingkungan rumahnya.

Kantong tanam itu terbuat dari polietilen berdensitas tinggi atau high density polyethylene (HDPE). Selain itu komponen lain seperti benang juga mengandung ultraviolet additive tinggi sehingga tahan lama. Menurut Direktur PT Wanghort Pratama Lestari, Muji Lestari, wadah tanam dapat digunakan hingga 5 tahun di berbagai suhu. Misalnya suhu panas di Asia barat atau fluktuasi suhu yang tinggi di Eropa.

Produk Wanghort itu teruji di berbagai iklim karena 90% produk dipasarkan ke luar negeri dengan berbagai kondisi iklim, seperti Australia, Ingris, Afrika Selatan, dan Qatar. Wadah tanam berbagai ukuran itu juga dapat ditembus oleh cahaya matahari dan memiliki lubang drainase. Keduanya berfungsi untuk membantu sirkulasi udara dan air sehingga akar tanaman dapat tumbuh dengan optimal, kuat, dan sehat.

Kantong tanam vertikal bermotif batu dapat digunakan untuk menghias dinding rumah.
Kantong tanam vertikal bermotif batu dapat digunakan untuk menghias dinding rumah.

Pegangan atau belt handle yang berada di sisi kiri dan kanan wadah juga memudahkan pekebun. Belt handle itu akan membantu saat proses pengangkutan atau pemindahan dari satu tempat ke tempat yang lain.

Bagian dasar kantong yang berbentuk bulat juga memudahkan saat mengisi media. Selain itu, wadah juga lebih stabil saat digunakan untuk menanam karena bagian bawah yang datar. Selain tidak membutuhkan lahan yang luas, menanam di pot juga akan menghemat pemakaian pupuk. Pupuk yang diberikan akan langsung diserap oleh satu tanaman karena tidak terjadi kompetisi oleh tanaman lain seperti jika ditanam di lahan.

Menurut Rejo Riyanto dari Wanghort harga planter bag lebih murah dibandingkan dengan membeli wadah sepeti drum. “Setengah drum berukuran 100 liter seharga Rp100.000, sedangkan kantong tanam dengan kapasitas yang sama hanya Rp38.000,” ujarnya. Daya tahan planter bag juga lebih lama dibandingkan drum yaitu hanya 1,5—2 tahun. (Ian Purnama Sari)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img