Saturday, June 22, 2024

Potensi Sukun sebagai Penghasil Karbohidrat dan Pengganti Beras

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Selama ini banyak orang berpendapat, belum makan jika belum mengunyah nasi. Padahal, sebetulnya banyak komoditas alternatif penghasil karbohidrat selain padi, misalnya sukun.

Sukun kaya karbohidrat. Sebagai substitusi beras, satu buah sukun cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat 3 orang.

Jika diolah, sukun tak kalah lezat dengan beragam penganan berbasis karbohidrat. Sukun dapat diolah menjadi beragam penganan, seperti burger, spagheti, kroket, pastel, sandwich, dan nasi liwet sukun.

Meski memiliki banyak keunggulan ketimbang beras, sukun tetap menyimpan kelemahan. Buah sukun segar tidak dapat disimpan terlalu lama, tidak seperti gabah yang tahan simpan hingga 4 tahun. Menyimpan sukun sepekan saja akan menyebabkan daging buah lembek.

Apalagi, sukun yang sudah dikupas, daging buah berubah kecokelatan akibat oksidasi oleh udara bebas. Daging buah mengandung enzim polifenol oksidase. Bila enzim itu bereaksi dengan oksigen menyebabkan warna daging buah berubah cokelat.

Namun, bukan berarti tak ada jalan keluar. Supaya tahan simpan, sukun dapat diolah menjadi tepung. Tepung sukun awet hingga setahun. Selain itu, pemanfaatannya juga semakin luas. Tepung sukun dapat menggantikan tepung beras atau terigu dalam pembuatan mi, roti, dan aneka kue. Kelebihan tepung sukun antara lain mudah dibentuk dan cepat diolah sesuai tuntutan kehidupan modern yang serbacepat.

Proses pembuatan tepung sukun cukup sederhana. Untuk menghindari perubahan warna menjadi cokelat, usahakan sesedikit mungkin kontak antara bahan dan udara. Oleh karena itu, rendam buah yang telah dikupas dalam air bersih. Selanjutnya, potong juring 3–4 cm dan kukus selama 10–20 menit.

Setelah itu, sukun diiris tipis, keringkan dalam oven selama 5–6 jam pada suhu 55–60°C. Bila dengan bantuan sinar matahari, pengeringan selama 1–2 hari. Setelah kering, giling dengan hammer mill berukuran penyaring 80–100 mesh. Jadilah tepung sukun.

Tepung putih bersih diperoleh dari buah mengkal yang dipanen 10 hari sebelum tingkat kematangan optimal atau 80–85 hari setelah berbunga. Sukun muda menghasilkan tepung berwarna putih kecokelatan. Rasanya agak pahit karena kadar getah masih tinggi.

Selain itu, saat panen hindari buah jatuh terbentur ke tanah. Dampaknya, tanin di kulit masuk ke jaringan daging buah sehingga menjadi pahit. Rendemen tepung sukun 10–18%. Buah sukun berbobot kotor 1.200 gram menghasilkan 120–216 gram tepung.

Tepung itu mengandung 84,03% karbohidrat, 9,90% air, 2,83% abu, 3,64% protein, dan 0,41% lemak. Kandungan protein tepung sukun juga lebih tinggi dibanding tepung ubi kayu (1,60%), tepung ubi jalar (2,16%), dan tepung pisang (3,05%). Sekali menanam sukun, beragam faedah kita petik sekaligus, yaitu substitusi beras dan tepung sukun.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berbisnis Olahan Bayam, Anak Muda Asal Tasikmalaya Raup Omzet Puluhan Juta

Trubus.id—Bayam tidak hanya menjadi sumber zat besi, tetapi juga bisa menjadi sumber cuan bagi  Filsya Khoirina Fildzah, S.Kep., Ners...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img