Thursday, June 13, 2024

Prancis Memamerkan Inovasi Peternakan dari Penjuru Dunia

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Lazimnya, peternak di Indonesia menyemprotkan cairan disinfektan untuk membersihkan kandang ternak atau unggas. Para peternak melakukannya terutama jika ada serangan hama dan penyakit atau setelah panen. Kini, ada cara baru menyanitasi kandang dengan menggunakan sinar ultraviolet C.

Perusahaan spesialisasi teknologi pakan asal Wüsting, Jerman, Urban GmbH & Co. KG., mengembangkan peranti penyanitasi kandang anak sapi menggunakan sinar ultraviolet C.

Perusahaan yang berdiri pada 1984 itu menamakan alat anyarnya EcoProtectorUV-C. Manajer Produk Urban GmbH & Co. KG., Dr. Andreas Deininger, menyatakan, pemasangan EcoProtectorUV-C digabung dengan alat pemberi makan anak sapi, Urban MilkShuttle.

Elemen utama pada EcoProtectorUV-C adalah unit iradiasi sinar ultraviolet C yang dilengkapi 4 tabung penyalur. Alat itu bergerak mengandalkan tenaga listrik dari Urban MilkShuttle. Jadi, pekerja tidak repot menarik alat itu.

Andreas menyatakan, unit iradiasi sinar ultraviolet C pada EcoProtectorUV-C bisa dipasang horizontal dan vertikal. Pekerja memasang unit iradiasi sinar ultraviolet C secara horizontal jika ingin membersihkan lantai kandang.

Sementara itu, untuk menyanitasi bagian dalam kandang, pekerja memasang unit iradiasi sinar ultraviolet C secara vertikal. Menurut penelitian lembaga independen, satu kali perjalanan EcoProtectorUV-C mengurangi populasi mikrob penyebab kontaminasi hingga 99%.

Penyakit, terutama diare dan saluran pernapasan, kerap menyerang banyak usaha pemeliharaan sapi di Jerman. Manajemen kebersihan kandang berperang sangat penting untuk mengontrol kejadian penyakit dalam jangka panjang. Kehadiran EcoProtectorUV-C menjadi harapan baru bagi para peternak. Apalagi, alat itu bebas bahan kimia, ramah lingkungan dan efisien.

Andreas menyatakan, sinar ultraviolet C lazim digunakan sebagai disinfektan di rumah sakit, laboratorium, dan industri makanan. Sinar ultraviolet C bekerja dengan cara menghambat replikasi dan transkripsi DNA sehingga menghancurkan sel organisme.

Dengan keunggulan itu, EcoProtectorUV-C mendapatkan penghargaan inovasi bintang 1 saat berpartisipasi dalam salah satu pameran peternakan terbesar di dunia, Salon de la Production Agricole Carrefour Européen (SPACE) 2022, Rennes, Prancis.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img