Tuesday, May 12, 2026

Produksi Beras Nasional Naik Tajam, Tembus 21,76 Juta Ton

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id – Produksi beras nasional mengalami peningkatan signifikan sepanjang Januari hingga pertengahan 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total produksi beras mencapai 21,76 juta ton, naik 14,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini selaras dengan meningkatnya produksi gabah kering giling (GKG) yang mencapai 37,77 juta ton. Angka tersebut bertambah 4,91 juta ton atau naik 14,93 persen dibandingkan Januari–Juli 2024.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut panen raya serentak menjadi faktor utama lonjakan produksi. “Panen raya terjadi secara merata di berbagai kabupaten/kota di Pulau Jawa, terutama di Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sementara di luar Jawa, panen juga berlangsung di sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi,” ujar Pudji dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Senin, 2 Juni 2025.

Beberapa daerah dengan kontribusi panen tertinggi berasal dari wilayah barat Indonesia. Subang, Indramayu, Cirebon, Cianjur, dan Bekasi menjadi penyumbang produksi terbesar.

Selain peningkatan produksi, BPS juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2025 sebesar 121,15. Angka ini menunjukkan kenaikan 0,07 persen dibandingkan April dan menggambarkan daya beli petani yang membaik.

Kementerian Pertanian menyatakan capaian ini sebagai buah kerja keras pemerintah bersama petani. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut lonjakan produksi merupakan hasil dari kebijakan afirmatif di sektor hulu.

“Lonjakan produksi ini tidak terjadi begitu saja. Ini adalah hasil kerja konkret di lapangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk menjamin ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Amran dilansir pada laman Kementan.

Berbagai dukungan telah diberikan, seperti penambahan pupuk subsidi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta program pompanisasi. Seluruh program tersebut digencarkan sejak awal tahun 2025.

Mentan Amran juga mengungkapkan bahwa stok beras nasional kini berada di titik tertinggi sepanjang sejarah. “Kita sudah bisa lihat tanda-tanda swasembada pangan yang berdaulat. Produksi naik, stok kuat, dan petani untung. Ini sinyal positif untuk ketahanan pangan Indonesia ke depan,” tutup Mentan Amran.


Artikel Terbaru

Lebah Menyukai Bunga Berwarna Cerah, Ini Alasannya

Trubus.id— Bunga berwarna cerah seperti kuning, ungu, biru, dan putih sering dipenuhi lebah yang mencari nektar maupun serbuk sari....

More Articles Like This