Friday, December 9, 2022

Proyeksi Pasar Tanaman Hias 2021

Rekomendasi

Tren aroid berlanjut pada 2021. Tanaman hias variegata menjadi kuda hitam. Alokasia dan anthurium pun menarik perhatian pencinta tanaman hias.

Kemungkinan tren aroid masih mendominasi pada 2021. Alasannya animo masyarakat memelihara tanaman terutama aroid meningkat luar biasa. Saat ini pasar dan konsumen aroid berbeda dengan fenomena anthurium atau aglaonema pada 2005—2007. Saat itu pasar tanaman hias bertumbuh di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Sementara tren aroid mendunia. Tidak hanya di Asia Tenggara, tapi juga negara-negara di Eropa, Amerika, dan Afrika.

Tanaman hias variegata seperti monstera mint makin diminati konsumen mancanegara.(Muhamad Fajar Ramadhan)

Pasar aroid lebih luas. Jadi, fenomena aglaonema pada 2005—2007 dan aroid tidak bisa disamakan. Pembeda lainnya yakni kehadiran para pelaku ekspor skala kecil yang mengirimkan beragam jenis aroid ke mancanegara. Fenomena itu belum ada pada 2005—2007. Perniagaan aroid pun tidak didominasi orang-orang tertentu. Kini lebih banyak orang yang terlibat pada bisnis aroid.

Aroid bertahan

Pergeseran bisnis aroid itu baik karena terjadi pemerataan pendapatan di masyarakat. Pengurusan ekspor tanaman hias pun lebih mudah daripada sebelumnya. Buktinya para petani tanaman hias skala kecil bisa mengekspor aroid kepada pelanggan mancanegara. Kecanggihan teknologi membuat penjualan aroid dapat dilakukan melalui laman jual beli daring internasional seperti eBay dan Etsy.

Di kedua laman itu orang dari seluruh dunia berbisnis aroid. Harga tanaman di kedua laman itu kerap menjadi patokan perdagangan aroid dunia. Kemungkinan ada peningkatan penjualan aroid di kedua laman itu pada 2020 dibandingkan dengan penjualan tahun-tahun sebelumnya.

Media sosial pun berperan penting menyebarkan informasi aroid ke penjuru dunia. Berlimpahnya informasi seputar aroid di dunia maya mendorong orang-orang yang semula tidak berminat pada tanaman menjadi tertarik dan membeli aroid. Bahkan, para pehobi tanaman hias lain pun melirik dan menjadikan aroid sebagai salah satu koleksi mereka. Penyebaran informasi itu merupakan sarana edukasi aroid dan berperan vital.

Harapannya makin banyak orang yang mengenal aroid dan membeli tanaman itu sehingga trennya langgeng. Pandemi korona pada 2020 bisa dibilang masa edukasi pengenalan tanaman hias terutama aroid kepada masyarakat. Tidak heran jika tren aroid berlanjut pada 2021. Media massa dan televisi di dalam dan luar negeri arus utama kerap memberitakan aroid. The Wall Street Journal dan New York Times merupakan koran harian di Amerika Serikat yang memberitakan aroid.

Salah satu artikel The Wall Street Journal menyatakan lebih baik investasi pada tanaman daripada bursa saham. Tentunya itu berlaku pada orang-orang yang berani mengambil risiko. Bisa dibilang demam aroid menjadi fenomena besar di Negeri Paman Sam. Bukti lain menguatnya tren aroid di sana yakni penyelenggaraan International Aroid Society Show yang sangat meriah dan dipadati pengunjung pada 2019. Mayoritas anak muda berumur 30-an tahun menghadiri acara yang berlangsung di Fairchild Tropical Botanic Garden di Miami, Florida, Amerika Serikat, itu.

Banyaknya anak muda yang mengunjungi acara tahunan itu merupakan pertanda baik bahwa tren aroid bisa bertahan lebih lama. Konsumen mancanegara menyukai aroid lantaran menghadirkan suasana tropis di lingkungan tempat tinggal merupakan sebuah kemewahan. Monstera dan philodendron masih menguasai pasar aroid pada 2021.

Tanaman variegata

Meski begitu kemungkinan terjadi pemerataan jenis aroid yang disukai pasar. Jenis aroid lain seperti anthurium kuping gajah dan hibridanya serta alokasia juga menarik perhatian para pencinta tanaman hias di dalam dan luar negeri. Apalagi Indonesia mungkin memiliki plasma nutfah alokasia yang relatif besar. Paling banyak variasinya. Anthurium spesies seperti kuping gajah dan hibridanya cukup berkembang pada 2020. Orang lain bisa saja mengabaikan anthurium.

Anthurium memiliki lebih banyak hibrida dibandingkan dengan philodendron sehingga banyak dilirik para pencinta tanaman hias.

Namun, sebetulnya anthurium memiliki daun yang bervariasi dan hibrida yang lebih banyak keitmbang philodendron. Musababnya anthurium lebih mudah diperbanyak daripada philodendron. Intinya bervariasinya anthurium memudahkan para konsumen memilih tanaman itu sesuai selera masing-masing. Tanaman lain yang perlu diperhitungkan yaitu variegata.

Selain mengajak orang-orang memelihara aroid, melimpahnya informasi aroid di dunia maya juga memberikan edukasi tentang tanaman variegata terutama untuk masyarakat di belahan bumi utara. Mereka baru mengetahui bahwa harga tanaman variegata ratusan kali lebih mahal daripada yang biasa. Padahal masyarakat di belahan bumi utara menganggap tanaman variegata sebagai produk gagal sehingga tidak disukai.

Mereka menertawakan orang-orang yang membeli tanaman variegata dengan harga mahal. Kini sebagian masyarakat di belahan bumi utara menyukai tanaman variegata berkat masifnya informasi seputar aroid dan variegata di media sosial. Hal itu menguntungkan bagi pebisnis tanaman hias di Indonesia. Harap mafhum semula hanya para penggemar tanaman di Asia yang memperjualbelikan tanaman variegata dengan harga mahal.

Saat ini pasar tanaman variegata pun meluas. Kemungkinan yang mendorong para penduduk di belahan bumi utara menyukai tanaman variegata yakni saat mereka melihat Monstera deliciosa ‘thai constellation’. Saat kecil tanaman itu kurang menarik. Namum thai constellation berukuran besar termasuk aroid yang paling indah. Tidak ada yang dapat memastikan kapan tren aroid berakhir. Yang pasti bisnis tanaman hias makin berkembang dan bisa mendatangkan keuntungan. (Chandra Gunawan Hendarto, pebisnis tanaman hias senior di Kota Depok, Jawa Barat)

Previous articleBanyak Cara Atasi Lalat Buah
Next articleDemam Kaktus
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Keunggulan Kapal Canggih Penebar Pakan Ikan

Trubus.id — Kapal penebar pakan ikan bisa menjadi alternatif para pembudidaya yang memelihara ikan di tambak yang luas. Salah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img