Tuesday, November 29, 2022

Rahasia Keindahan Sayap Bidadari

Rekomendasi

 

Tak hanya di tempat Tawee, semua nurseri yang disambangi Trubus di negeri Gajah Putih menggunakan rumah plastik untuk mempercerah warna daun caladium. Sebut saja nurseri milik Payont Cheuban di Papholyothin, Chatuchak, Bangkok. Meski di bawah shading net 65%, presiden Asosiasi Caladium Thailand untuk Promosi dan Konservasi itu masih meletakkan anggota famili Araceae itu di dalam rumah plastik. Daun akan jauh lebih merah, katanya. Pertumbuhan pun lebih cepat.

Teknik itu diadopsi Eddy Sutioso di Surabaya. Pengusaha yang kerap mendatangkan tanaman hias dari Thailand itu membangun 10 rumah plastik di samping nurseri. Ukuran dan bentuknya sama seperti yang ditemukan di Thailand. Rumah plastik itu tak hanya untuk mencerahkan warna daun. Mengecambahkan umbi di dalam sungkup plastik jauh lebih cepat, kata Eddy. Kalau tanpa sungkup umbi mengeluarkan tunas setelah 2- 3 bulan, dengan sungkup cukup 1 bulan.

Jaga kelembapan

Di dalam sungkup kelembapan tinggi dan stabil. Di Thailand Trubus mengukur sekitar 90% pada siang hari; malam 100%. Sementara kelembapan di luar sangat fluktuatif; siang 70%, malam 80%. Karena kelembapan tinggi proses dormansi umbi di dalam sungkup berlangsung cepat. Warna daun menjadi cerah karena kelembapan stabil. Menurut Pichai Manichote, kolektor di Nakorn Pathom, caladium butuh kelembapan tinggi di atas 85% dan cahaya 16.000 lux. Jika kelembapan kurang dari 70%, warna daun cenderung tidak muncul, katanya.

Di Thailand selama musim dingin, Desember-Februari, keladi kehilangan daun karena kelembapan rendah. Saat itu para pekebun memasukkan caladium ke rumah plastik. Sungkup plastik ini juga berguna untuk melindungi derasnya hujan yang turun pada April-Oktober. Namun, pada periode itu pekebun lebih banyak merawat caladium untuk pembesaran umbi. Kelak musim kemarau umbi yang tumbuh bongsor di musim hujan dikecambahkan.

Pichai, pengusaha pestisida besar di Thailand tidak membuat sungkup-sungkup plastik untuk merawat caladium koleksinya. Ia memilih rumah plastik berukuran 5 m x 8 m setinggi 4 m. Caladium berbagai jenis ditempatkan di rak-rak yang dimodifikasi membentuk semacam kolam. Praktis sepanjang waktu air tersedia, karena setiap habis, karyawan mengisinya. Meski begitu, Pichai tetap menambahkan kelembapan dengan cara pengabutan. Susunan sprinkle dipasang dan dijalankan setiap hari mulai pukul 11.00-16.00.

Cuma, biaya untuk membangun rumah plastik mahal, sehingga orang banyak menggunakan penyungkup plastik. Sungkup dari plastik murah dan mudah dibuat. Cukup membuat rangka dari besi atau kayu, lalu diselimuti plastik berketebalan 0,05-0,1 mm. Biayanya tidak lebih dari Rp200.000/unit, tambah Eddy. Teknik sungkupan ini cocok bagi para hobiis pemula.

Ukuran sungkup sangat tergantung populasi. Sebaiknya tidak terlalu besar agar mudah mengontrolnya. Lebih baik banyak, daripada sedikit tapi besar, tutur Eddy. Tempatkan rumah sungkupan di lokasi terbuka supaya terkena sinar matahari langsung. Di dasar sungkupan dialasi plastik yang sisi-sisinya ditekuk sehingga menyerupai bak. Maksudnya, agar bisa digenangi air setinggi 3-5 cm guna meningkatkan kelembapan dan tanaman tidak perlu disiram hingga beberapa hari.

Kontes

Masukkan sayap bidadari, angel wing-begitu orang Amerika menyebutnya-di pot ke dalam sungkup. Atur secara rapi agar memuat lebih banyak. Sungkup berukuran 2 m x 1 m mampu menampung 200 pot berdiameter 10 cm. Atau 30-50 pot berdiameter 20 cm. Tutuplah sungkup serapat mungkin agar kelembapan di dalam tidak terpengaruh kondisi lingkungan luar. Jika suhu di luar sangat panas, bagian atas sungkup boleh dibuka selama 1-2 jam untuk pertukaran udara. Namun, kalau kondisinya tidak terlalu ekstrim panas, sebaiknya sungkupan jangan sering dibuka-tutup.

Proses penyungkupan berlangsung minimal 2 bulan. Daun kelihatan ngejreng dan mengkilap seperti plastik. Semakin lama disungkup tentu hasilnya semakin bagus. Tidak ada batas waktu. Sebaiknya selama mungkin caladium ada di dalam sungkupan, tutur Tawee. Trubus melihat perbedaan warna sangat jelas antara caladium yang disungkup dan yang diletakkan di tempat terbuka, meski sama-sama satu jenis.

Pantaslah jika Tawee mengandalkan teknik sungkup untuk mendongkrak penampilan caladium yang akan dikonteskan. Bedanya, caladium yang rata-rata berdaun lebih dari 7 helai itu disungkup satu per satu. Bentuk sungkupan mirip sangkar burung, berkerangka besi yang dibalut plastik tebal. Setiap pot diberi tatakan berisi air setinggi 1-2 cm. Bila tanaman hendak dikeluarkan dari sungkupan, perlu diadaptasikan selama 2-3 hari. Caranya, buka salah satu sisi plastik sungkup. Caladium tampil aduhai. (Karjono/Peliput: Evy Syariefa)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img