Saturday, April 13, 2024

Rangkaian Bunga Penyemarak Hari Raya

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Idul fitri identik dengan ketupat. Perangkai bunga di Jakarta Selatan, Andy Djati Utomo, S.Sn., AIFD, CFD, memanfaatkan ketupat sebagai bahan rangkaian yang amat elok.

Ia berkreasi dengan memanfaatkan flora-flora sederhana yang mudah dijumpai di sekitar rumah. Oleh karena itu, Andy memilih ketupat sebagai materi rangkaian peyemarak hari raya.

Ia mengambil daun kelapa Cocos nucifera berwarna hijau dan putih untuk dianyam. Anyaman yang dibuat menyisakan porsi daun yang cukup banyak sehingga ketupat seolah-olah berekor panjang.

“Ketupat yang dibentuk tentu saja tidak diisi dengan beras sebab fungsinya bukan sebagai pembungkus makanan, melainkan hiasan ruangan,” ujar Andy. Kali ini ketupat bukan hanya elok di lidah, tapi juga di mata.

Andy meletakkan satu per satu ketupat di puncak tiang panjang berwarna kuning. Tiang itu bertopang pada vas hitam berpostur ramping. Perancang bunga profesional itu mengatur sedemikian rupa posisi ketupat sehingga ekor ketupat tampak menggantung.

Selanjutnya, ia menyematkan kuntum guzmania berwarna merah dan jingga di sekeliling ketupat. Warna bunga yang amat kontras dengan warna ketupat membuat penampilan rangkaian tampak menarik.

Pemilik Intuition Floral Art Studio itu sukses membuat rangkaian minimalis tanpa meninggalkan kesan elegan. Rangkaian bersahaja itu bisa digunakan untuk menghias meja ketika hari Idul Fitri tiba.

Masyarakat bisa meniru rangkaian bikinan Andy. Harap mafhum, teknik merangkai yang digunakan cukup simpel yakni anyam, potong, dan tancap.

Andy juga menyajikan rangkaian lain yang dapat dijadikan inspirasi pada momen Idul Fitri. Ia menggunakan ketupat sebagai materi rangkaian. Kali ini ia mengombinasikannya dengan rudbeckia, anggrek tanah, dan helikonia. Andy menempatkan setiap materi pada jambang bunga berperawakan tinggi.

Di mulut jambang ia menyusun sejumlah ketupat lalu menghiasnya dengan bunga-bunga terpilih. Andy meletakkan batang futoi alias bambu air Equisetum hyemale yang sudah dibengkokan. Hasilnya rangkaian nan artistik pun terwujud.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Rawat Si Engkong : Durian Tua Berumur 100 Tahun

Trubus.id— Pohon durian setinggi 40 m itu berdiri kokoh di lokasi penanaman durian populer seperti super tembaga, bawor, musang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img