Monday, August 8, 2022

Raup Untung dari Adenium

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Itu membuktikan adenium tengah tren di berbagai daerah. Tak heran bila banyak nurseri terjun ke bisnis ini. Mereka memilih segmentasi, ada yang khusus batang bawah dan tanaman berbunga. Segmen yang banyak dilakukan, menjual adenium berbunga hasil sambungan. Lama pengusahaannya relatif lebih cepat dibandingkan batang bawah. Inilah hitunghitungannya.

 

Spesifikasi

–          Produksi adenium berbunga hasil sambungan

–          Lama pengusahaan 90 hari

–          Volume 1.000 pot per periode

–          Kebutuhan lahan 50 m2

A. Investasi

–          Indukan untuk batang atas 100 pot @Rp160.000 Rp 16.000.000

–          Rak kayu Rp 600.000

–          Selang air 15 m @Rp4.000 Rp 60.000

–          Pompa air Rp 2.500.000

–          Sewa lahan per tahun Rp 2.000.000

–          Sub Total Rp 21.160.000

B. Biaya produksi

–          Batang bawah, ukuran bonggol 5 cm 1.000 @Rp14.000 Rp 14.000.000

–          Pot plastik 1.000 @Rp1.000 Rp 1.000.000

–          Media 1.000 @Rp1.000 Rp 1.000.000

–          Pupuk 6 kg @Rp30.000 Rp 180.000

–          Fungisida 200 g @Rp37.000/500 g Rp 14.800

–          Insektisida 80 ml @Rp25.000/100 ml Rp 20.000

–          Tenaga kerja (3 bulan) 2 orang @ Rp400.000 Rp 2.400.000

–          Listrik (3 bulan) @Rp50.000 Rp 150.000

–          Penyusutan:

–          • Tanaman induk batang atas Rp 1.231.000

–          • Rak kayu Rp 30.000

–          • Selang Rp 3.000

–          • Pompa Rp 125.000

–          Bunga bank 14% Rp 1.398.000 Total biaya Rp 21.551.800

C. Pendapatan

–          Produksi 1.000 pot

–          Tingkat kematian 4%

–          Harga jual Rp35.000/pot

–          Pendapatan 1.000 x 96% x Rp35.000 Rp 33.600.000

D. Keuntungan

–          Total pendapatan—total biaya Rp 12.048.200

–          Keuntungan dari usaha sambung adenium Rp 12.048.200

per 3 bulan atau Rp4.016.000/bulan

E. Pertimbangan usaha

1. BEP (Break Event Point)

  1. BEP untuk volume produksi BEPv = Rp4.016.000 : Rp35.000/pot = 114,74 pot Titik impas tercapai bila dari 100 indukan hanya menghasilkan115 pot
  2. BEP untuk harga produksi BEPh = Rp4.016.000 : 960 pot = Rp4.183,33/pot Titik impas tercapai bila harga satu pot adenium Rp4.183

2. B/C Ratio

B/C = Rp33.600.000 : Rp21.551.800 = 1,56

Setiap pengeluaran Rp1, diperoleh pendapatan Rp1,56.

3. NPV (Net Present Value)

NPV = Rp33.600.000 x 1/(1 + 0,0117) = Rp32.424.000 Dengan asumsi bunga bank 14%, penerimaan yang diperoleh 3 bulan mendatang Rp32.424.000

4. IRR (Internal Rate of Return)

IRR = 0,1597 + (Rp32.424.000/Rp53.966.604) x 0,148 = 0,249 = 24,9% per bulan

= 298,8% per tahun

Usaha sambung adenium layak dijalankan bila bunga bank di bawah 298,8% per tahun.

Keterangan

– Data diperoleh dari pekebun di Serpong, Tangerang

– Harga-harga diperhitungkan pertengahan Juni 2005

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img