Saturday, August 13, 2022

Sang Pemikat di Udara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Tillandsia cotton candy, warna bunga merah muda seperti permen kapas“Ini plastik, ya?”

Tillandsia cotton candy, warna bunga merah muda seperti permen kapasWiewie dan Tillandsia xerographica, king of the airplantT. ixioides x aeranthusElok nian pemandangan di depan salah satu stan di acara pameran Flora dan Fauna Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Juni-Juli 2012, itu. Sebanyak enam “bola” tanaman seukuran bola takraw menggantung di tiang pintu masuk. Warnanya keperakan dengan aksen merah muda dari bunga yang mencuat ke luar permukaan bola.

Banyak pengunjung mengira itu bola tanaman plastik. Sebab bola tersusun dari beberapa tanaman yang digabung tanpa sedikit pun media tanam. Bentuk tanaman pun unik berupa daun-daun yang membentuk air mancur. Perkenalkan, itu bola-bola tillandsia, si tanaman udara.

Tillandsia mini

Tanaman anggota famili Bromeliaceae itu memang tidak butuh media untuk hidup. Kita bisa menggantungnya begitu saja di udara. Tanaman mendapat nutrisi dari akar dan daunnya. Pemilik nurseri Adelia, si empunya bola tillandsia, memilih menggunakan Tillandsia stricta. Harap mafhum cotton candy-nama lainnya-salah satu jenis yang paling atraktif.

“Bunganya meriah,” tutur Gunawan Widjaja, pemilik nurseri Wijaya Orchids yang juga mengembangkan tillandsia. Bunga cotton candy berwarna merah muda berbentuk roset dan memanjang. Dalam satu tanaman ada 6 bunga yang menyembul dengan panjang sekitar 4-5 cm. Bunga mekar sempurna sekitar 3 minggu sejak muncul bakal bunga. Pantas cotton candy juga menjadi jenis paling populer.

Nurseri Adelia juga mengoleksi hasil silangan T. stricta dan T. recurvifolia serta T. inonantha v. vanhyningii. Sekilas penampilan tillandsia yang disebut pertama mirip stricta. Hanya saja, bunganya berwarna merah. Tanaman udara itu tumbuh baik di udara yang kering maupun lembap. “Sama dengan cotton candy, meskipun berbunga meriah, masa berbunganya tidak lama, hanya 3 pekan,” kata Gunawan Widjaja.

T. ionantha v. vanhyningii kerap dijuluki sebagai ionantha mini. Maklum tinggi tanaman tak lebih dari 3 cm. Lazimnya, ionantha bisa mencapai tinggi 10 cm. Toh sosok si mini secantik saudaranya yang normal. Tanaman yang dalam bahasa Yunani berarti bunga ungu itu tetap tampil menarik meski sedang tidak berbunga. Sebab setiap ujung daun T. ionantha v. vanhyningii berwarna semburat merah. Warna merah kian kentara ketika tanaman memasuki masa generatif. Ketika itulah bunga berwarna ungu dengan putik kuning menyembul di ujung daun. Ioantha biasanya tumbuh berkelompok 3-5 tanaman.

Jenis baru

Nun di Lembang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Donny Hernadi juga memiliki tillandia-tillandsia yang mempesona. Pemilik nurseri Venita itu mendatangkan 15 jenis tillandsia dari Kalifornia, Amerika Serikat pada Juni 2012. Sebut saja Tillandsia loliancea dwarf, T. schiedeana, silangan T. ixioides dan T. aeranthos, Tillandsia concolor x T. streptophylla, T. edhitahe, T. hoouston, T. incarnata, T. makoyana, T. aeranthos ‘mini purple’, dan T. leonamiana.

Tillandsia loliancea dwarf berukuran paling mini dibandingkan koleksi Donny yang lain. Tingginya hanya 3 cm. Namun, sulur bunganya panjang, 2 kali tinggi tanaman. Sementara penampilan T. schiedeana mirip teki. T. aeranthos ‘mini purple’ bersosok kompak dengan daun keunguan, lazimnya aeranthos berdaun hijau keperakan.

Hasil silangan T. ixioides dan T. aeranthos tak kalah cantik. Sosok daun seperti nanas itu terlihat kompak dengan warna hijau tua. Tanaman berukuran 10 cm itu mengeluarkan bunga merah jambu setinggi 3 cm. Sementara Tillandsia concolor  x T. streptophylla memiliki daun panjang yang melengkung, sehingga sosoknya terlihat membulat. Daun hijau keputihan itu memiliki garis merah di tepinya.

Mudah dirawat

Menurut Donny yang mengimpor tanaman anggota famili Bromeliaceae itu sejak delapan tahun silam selama 3-4 tahun terakhir banyak pengunjung ke nurseri mencari tillandsia. “Mereka menganggap tillandsia tanaman hias baru,” ujarnya. Apalagi kerabat crypthanthus itu termasuk tanaman ‘bandel’. Buktinya, 100% tanaman berukuran 5-10 cm yang dibeli Donny dari Kalifornia hidup di tanahair meski menempuh perjalanan seminggu.

Sosoknya pun menawan. Nun di Surabaya, Jawa Timur, Veronika Odylia, kepincut tanaman yang namanya diambil dari nama botanis asal Swedia, Elias Tillandz itu. “Bentuknya unik dan penampilannya sangat menarik saat sedang berbunga,” katanya. Veronika mengoleksi tillandsia asal Thailand sejak setahun silam. Sebut saja T. bulbosa x T. caput-medusae, T. caput-medusae,T. neclegta, dan T. stricta uruguay.

Di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Wiewie antara lain mengoleksi T. xerographica, T. streptophylla, dan silangan keduanya. “Xerographica dan streptophylla is a must,” katanya. Sebab yang disebut pertama dijuluki rajanya tanaman udara, streptophylla ratunya, dan silangan keduanya sang pangeran tillandsia. “Tillandsia antik karena bisa hidup di udara dan tidak banyak yang memelihara,” ujar Wiewie.

Supaya hidup layak tillandsia cuma butuh udara, cahaya, uap air, dan nutrisi. Nutrisi dan kelembapan ditangkap dari udara melalui trichoma bulu-bulu halus di daun. Kebutuhan kelembapan hingga 60-70% bisa dibantu dengan penyiraman.  “Penyiraman biasa kita lakukan seminggu sekali saat musim hujan, dan seminggu dua kali saat musim panas,” kata Donny. Menurut Wiewie tillandsia lebih suka basah daripada kekeringan. “Tapi basahnya tidak boleh lebih dari 4 jam,” katanya.

Untuk pemupukan Donny menggunakan pupuk cair dengan dosis 1 gram per 10 liter. “Yang penting kandungan tembaga dalam pupuk tersebut tidak melebihi 1%. Kandungan tembaga berlebih merusak daun dan tanaman mati,” tuturnya. (Pranawita Karina/Peliput: Bondan Setyawan)

 

Tillandsia Belang

Seberkas warna putih di hijaunya daun membuat Tillandsia ionantha itu lebih menawan. Tanaman setinggi 10 cm tumbuh kompak dan proporsional dangan warna hijau muda yang semakin memudar ke bagian tengah tanaman. Demi mendapat ionanta variegata itu Donny Hernadi merogoh kocek Rp1,5-juta.

Harap mahfum, menurut empunya, ionanta mutasi jarang ditemui. Meski variegata, Donny tidak memberikan perlakuan khusus. Tanaman itu ditempatkan di tempat yang sama dengan tillandsia yang lainnya, yaitu di bawah plastik ultraviolet dan shading net berkerapatan 55%. (Pranawita Karina)

Keterangan Foto :

  1. Wiewie dan Tillandsia xerographica, king of the airplant
  2. Tillandsia cotton candy, warna bunga merah muda seperti permen kapas
  3. Tillandsia loliacea tipe dwarf, kecil-kecil sudah berbunga
  4. Tillansia neclegta
  5. T. ixioides x aeranthus
  6. T. concolor x streptophylla
  7. Perawatan Tillandsia ionantha variegata sama dengan yang normal

 

 

 

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img