Wednesday, August 10, 2022

Sang Pujaan Tampil Semarak

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Jumlah tunas kerabat alokasia itu berbanding lurus dengan ukuran umbi. Semakin besar umbi, jumlah mata tunas semakin banyak. Namun, bila umbi kecil bukan berarti tak biasa berdaun rimbun. Caranya dengan memotong tunas pertama yang muncul dari umbi.

Dua fase

 

Untuk menggandakan jumlah tunas, umbi mesti diistirahatkan dahulu dari pertumbuhan vegetatif. Saat itulah keladi memamerkan daun. Biasanya ini terjadi di musim hujan saat air tersedia, meski tidak menggenang. Masa pertumbuhan vegetatif berlangsung 7 – 8 bulan.
Memasuki musim kemarau, daun-daun caladium mulai menguning, mengering, dan mati. Bagian yang tertinggal hanyalah umbi dan tunas yang masih tersembunyi. Ia pun memasuki masa dorman atau istirahat panjang yang berlangsung sekitar 4 – 5 bulan. Pada masa dorman inilah waktu yang tepat untuk memberi perlakuan agar keladi berdaun rimbun. Caranya, keluarkan umbi dari pot asal. Letakkan umbi di tempat kering, misal nampan, tanpa media, pada suhu ruangan. Empat bulan kemudian tunas baru muncul.

Tunas pertama ini harus segera dipotong menggunakan pisau steril. Tujuannya agar dominasi apikal hilang. Kehadirannya menghambat pertumbuhan tunas samping. Akibatnya daun yang muncul hanya berasal dari satu tunas sehingga jumlahnya terbatas. Bila ia dihilangkan, tunas-tunas samping yang jumlahnya lebih dari satu akan tumbuh.

Setelah tunas dipotong, umbi segera ditanam dalam pot berisi media cocopeat atau humus. Tunas samping tumbuh satu minggu kemudian. Daun yang keluar dari tunas samping berukuran lebih kecil dibanding yang berasal dari tunas utama. Namun, jumlah daun jadi lebih banyak.

Pupuk

Keladi menyukai media gembur. Dalam media seperti itu air tak gampang menggenang ketika penyiraman. Genangan air menyebabkan busuk umbi. Media dapat berupa campuran tanah dengan humus, cocopeat , sekam bakar, atau bokasi dengan perbandingan1:1. Atau menggunakan 100%bahan organik saja. Benny menggunakan cocopeat untuk media tanam caladium. Sedangkan Ino Tumasow di Cilangkap, Jakarta Timur, menggunakan sekam bakar.

Agar daun tampil prima, pemupukan faktor penting. ?Berikan pupuk berkadar N tinggi,? ujar Benny. Unsur N memacu pertumbuhan vegetatif. Bila menggunakan pupuk lambat urai, seperti Dekastar dan Bintang Asri, taburkan saat penanaman. Namun, jika menggunakan pupuk cepat urai misal Growmore dan Hyponex, diberikan 2 minggu setelah tanam. Saat itu akar keladi mulai tumbuh. Selanjutnya, pemupukan setiap 2 – 3 minggu pada musim hujan; musim kemarau, 4 – 6 minggu sekali.

Penyiraman cukup 2 – 3 hari sekali pada musim kemarau. Pada musim hujan frekuensi penyiraman dikurangi. Dengan melakukan cara seperti di atas, caladium Anda tampil rimbun dan prima. (Rosy Nur Apriyanti)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img