Thursday, August 18, 2022

Sebelum Kesegarannya Dinikmati

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sumbernya adalah jilatan lidah api dari bongkahan batubara di dasar tangkai ?seukuran tangki minyak tanah. Di atas bara itulah daun-daun teh segar dilayukan dalam beberapa menit.

1. Semula daun-daun teh hasil panen sore kemarin di hamparkan di lantai bersih.Dalam sehari H Nana Yustiana, produsen teh di Ciwidey,Kabupaten Bandung,mengolah hingga 6 ton. Sebagian besar diperoleh dari lahan sendiri seluas 100 ha di Cibeber, Ciwidey, berketinggian 1.250 m dpl. Khusus teh jabokita, klon unggul asal Jepang,seluas 12,5 ha.

2. Daun-daun teh segar itu dimasukkan ke dalam tangki yang bagian bawahnya terdapat nyala batubara. Selama melewati tangki sepanjang kira-kira 3,5 meter daun-daun itu dibolak-bolak secara otomatis.Kadang-kadang di atas, kemudian di bawah, begitu terus hingga di ujung tangki dan daun segar itu kini layu. Nana Yustiana mempunyai 2 mesin pelayuan. Sebuah mesin mampu melayukan 600 kg pucuk per jam.

3. Keluar dari ujung tangki, daun-daun itu naik ban berjalan menuju mesin berikutnya. Nana menyebutnya mesin gelebeg. Bentuknya keranjang segi enam,panjang 4 m,dan permukaannya terbuat dari kawat ram kokoh. Mesin itu berfungsi mendinginkan daun teh pascapelayuan. Alat itu terus berputar, mengantarkan daun-daun teh dari ujung yang satu ke ujung yang lain.Di sana hanya terdapat sebuah mesin gelebeg.

4. Setelah diputar-putar, daun-daun itu kemudian masuk ke mesin penggulung.Bentuknya berupa drum-drum stainless steel – jumlahnya 3 buah – berdiameter 1 m. Harga sebuah mesin Rp25-juta. Drum-drum itu terus berputar untuk menggulung daun hingga bentuknya keriting. Dalam satu proses selama 20 menit,sebuah mesin mampu menggulung kapasitas 100 kg pucuk yang sudah layu.

5. Teh-teh itu berpindah ke mesin pengering ball tea untuk menurunkan kadar air. Dengan begitu cendawan tak tumbuh ketika teh disimpan. Nana mempunyai 8 mesin pengering yang masing-masing seharga Rp30-juta. Teh dimasukkan ke dalam mesin selama 15 menit dan ketika keluar dalam kondisi kering.Sumber panas batubara yang memberikan suhu 150oC.

6. Dengan kadar air serendah itu,kualitas teh-teh itu mampu bertahan hingga setahun.Dari sekitar 6 ton daun teh segar yang diolah setiap hari,Nana memperoleh sekitar 1,5 ton teh kering. Produksi itu dipasok ke beberapa pabrik teh di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Harga jual teh jabokita Rp40.000 dan teh biasa Rp7.500 per kg kering. Pabrik teh hanya tinggal mengemas dan atau menambahkan aroma tertentu seperti melati. Dari pabrik itulah akhirnya kita dapat menikmati kesegaran teh.(Sardi Duryatmo)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img