Friday, June 14, 2024

Sederet Efek Buruk Rokok

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Berita buruk acap kali menyambangi perokok. Tidak merokok tidak berarti terbebas bahaya rokok. Itu karena asap rokok juga mengancam jiwa perokok pasif.

Mengapa begitu mudah penyakit maut membayangi perokok? Biangnya kondisi yang disebut stres oksidatif. karena ketimpangan prooksidan dan antioksidan dalam tubuh.

Keadaan itu dapat disebabkan kurangnya antioksidan atau kelebihan produksi radikal bebas— molekul reaktif yang mengandung satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan.

Defisiensi antioksida terjadi manakala cadangan antioksidan digunakan untuk detoksifikasi radikal bebas yang tak hentihentinya. Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan buruk perokok yang umumnya memiliki pola makan tidak seimbang: tinggi asupan lemak dan rendah konsumsi buah dan sayuran.

Penelitian Zhuo dkk. di Universitas Zhejiang, Cina, menunjukkan kenaikan signifikan kadar radikal bebas lipoperoksida (LPO) dan nitrat oksida (NO) dalam plasma perokok. Kadar LPO dalam eritrosit pun ikut meningkat.

Sementara itu, kadar antioksidan vitamin C, vitamin E, dan betakaroten dalam plasma serta aktivitas enzim superoksida dismutase (SOD), katalase dan glutathione peroksidase (GSH-Px) di eritrosit mengalami penurunan.

Pemberian suplemen oral dalam bentuk enzim antioksidan tidak efektif. Enzimenzim itu mudah terurai oleh enzim pencernaan sebelum sempat digunakan.

Yang baik adalah alfa-tokoferol (vitamin E), vitamin C, beta-karoten (pro-vitamin A), dan flavonoid. Konsumsi suplemen multi-antioksi dan lebih efektif daripada suplemen individu.

Cara yang praktis dan murah untuk mendapatkan asupan harian multiantioksidan adalah melalui konsumsi harian buah, sayuran, dan herbal. Buah dan sayuran terutama baik sebagai sumber vitamin C yang larut air.

Contoh buahbuah itu jeruk, tomat, nanas, anggur, kubis, bayam, dan asparagus. Selain itu juga banyak yang kaya vitamin larut minyak seperti beta-karoten (provitamin A) dan vitamin E. Sayang, penyerapannya dalam tubuh relatif rendah, hanya sekitar 30—40%.

Untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin A dan vitamin E misalnya dari minyak buah merah salah satunya. Di dalamnya terkandung 350—500 ppm tokoferol.

Kandungan itu lebih tinggi 12—25 kali alpukat dan bayam yang memiliki kandungan alfa-tokoferol tertinggi dalam kelompok buah dan sayuran. Baca juga Khasiat Buah Merah Kaya Antioksidan.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img