Monday, August 15, 2022

Sepak Terjang Calon Legenda

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sejatinya kampiun shorthair itu debutan baru di kontes kucing. Lomba di Griya Pahlawan itu kontes kedua yang diikuti. Soal prestasi? Ini yang membuat hobiis berdecak kagum. Dua bulan sebelumnya pada the 12th FIFe-ICA International Catshow di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, Mio juga didapuk sebagai best in show in kitten class. Pantas bila Mio kemudian diusung sebagai calon legenda kucing juara baru.

Menurut Herry ada beberapa keistimewaan Mio: temperamen tenang, bentuk muka dan mata bulat, serta hidung pesek. ‘Proporsi tubuh dan ukuran kepala juga seimbang,’ tambah juri dari kota Kembang itu. Naruto yang didaulat menjadi kampiun longhair kalah tipis lantaran tampak stres. Herry menduga biang kerok itu muncul karena suhu yang panas di arena lomba. Maklum meski penyejuk ruangan banyak dipasang, tapi banyaknya penonton membuat gerah.

Cantik

Mio harus menyingkirkan Doel, jawara best male dan Exadio, jawara best junior, untuk meraih tiket ke final. Kualitas ketiga kucing itu setara. Saat penjurian Mio mudah diajak bermain dibandingkan Doel yang tampak malu-malu. Begitu pula Exadio yang justru terpental karena stres. Ujung ekornya sedikit bengkok. ‘Di kontes, temperamen dan kesehatan menjadi poin penting,’ kata Herry.

Pertarungan di kelas longhair male berlangsung ketat karena diikuti 20 kucing pedigree. Keluar sebagai juara: Kazuo, milik Mita Cindy Utami. Persia warna hitam itu punya struktur tubuh proporsional dan ekspresi wajah terbuka. Saat diajak bermain dengan bulu, Kazuo kontan bereaksi. ‘Lovely cat,’ ujar Herry yang menunjuk Chester, persia red tabby blotched sebagai lawan terberat Kazuo.

Langkah Kazuo terhenti di perebutan kelas best in open class. Di sana, Abhelle, muncul sebagai pemenang. Meski keduanya memiliki bulu lebat, standar persia, Herry menilai grooming Abhelle lebih baik daripada Kazuo. ‘Bulu-bulu di sekitar perut Kazuo masih ada yang keriting. ‘Seharusnya lurus,’ kata Herry. Kazuo pun harus puas menerima gelar best opposite sex in open class.

Pertarungan sengit kelas longhair itu kontras dengan kelas shorthair female yang tidak diikuti satu kontestan pun. Pantas saja Doel, juara kelas shorthair male melenggang mulus menuju babak perebutan best in category shorthair.

Meriah

Kontes besar yang baru pertama kali diselenggarakan di Bandung pada 2008 itu meriah. Tercatat 79 kucing berlaga di 8 kelas lomba. ‘Apresiasi hobiis di Bandung cukup besar,’ kata AR Nurgamal, panitia lomba.

Tak hanya lomba, acara yang digelar pada 3 Agustus 2008 itu juga menampilkan lomba makan catfood dan fashion show. Keluar sebagai juara fashion show: Chelsea yang bergaya ala Cleopatra lengkap dengan mahkota khasnya. Untuk catfood, Crayon menjadi yang terhebat. (Andretha Helmina)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img