Friday, August 12, 2022

Serama: Terkecil di Dunia

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Michael Jackson. Serama 2 tahun berbobot 300 g ini sangat pandai mengambil hati. Ia tidak perlu repot-repot disuruh bergaya. Ketika kaki menjejak karpet, dadanya langsung dibusungkan sambil menengok ke kanan dan ke kiri. Inilah yang disebut auto gaya. Jackson mengantongi prestasi mengagumkan. Di Indonesia serama milik Abdul Hakim alias Ajong itu mengoleksi gelar juara ke-1 kontes di Pondokgede dan Serama Trubus Cup di WTC Mangga DuaSerama-serama peserta kontes tingkat nasional Serama Trubus Cup di WTC Mangga Dua Jakarta, pada 16 Januari 2011 itu memang pantes menuai pujian. Selain bersosok mungil, juga pandai bergaya. ‘Inilah serama-serama sesungguhnya. Punya daya tarik fisik dan perilaku luar biasa, hingga orang-orang berani mengeluarkan puluhan juta rupiah hanya untuk seekor serama,’ kata Johan Nasution, ketua Asosiasi Penggemar Ayam Serama Indonesia (APASI). Ayam asal negeri jiran, Malaysia, itu diklaim sebagai yang terkecil di dunia. Tubuhnya hanya sekepalan tangan dengan tinggi sejengkal orang dewasa.

‘Mungil bukan cebol. Tapi mungilnya serama proporsional antara ukuran kepala, tubuh, dan panjang kaki,’ kata Rudiasfie Sjofinal, pelopor pengembang ayam serama di Indonesia. Menurut pria yang akrab dipanggil Rudi Pelung, keunikan serama terletak pada sikap sombong dan angkuhnya. ‘Kecil tapi sombong, kan keterlaluan,’ seloroh Rudi. Dianggap sombong karena ketika berjalan serama melangkah tegap, bagai tentara selalu membusungkan dada dan penuh percaya diri. Semakin kecil tubuh dan tinggi tingkat kesombongan, serama itu kian berkualitas.

Para penggemar ayam serama dari berbagai pelosok yang datang ke kontes di WTC Mangga Dua, Jakarta Pusat, itu sepakat kualitas kontestan tidak berbeda jauh dengan di Malaysia. ‘Tubuhnya kecil-kecil, kaki lentik, dan bulu kemas,’ kata Agustinus Agus, hobiis dari Surabaya yang ditugaskan menjuri. Padahal, 6 bulan silam, jumlah serama berkualitas masih bisa dihitung dengan jari. Itu tercermin dari kontes-kontes yang kerap diselenggarakan di berbagai daerah seperti Bekasi, Kediri, dan Banyuwangi. Mafhum dalam 3 bulan terakhir para importir berhasil memboyong serama-serama terbaik Malaysia ke tanahair. Tak percaya? Inilah sosok mereka. (Karjono/Peliput: Ari Chaidir, Destika Cahyana, Faiz Yajri, dan Imam Wiguna)

 

Jantan tertuaJantan Tertua

Serama koleksi Hamdan Abdul Hamid di Sungei Dua, Butterworth, Pinang, Malaysia, itu boleh jadi serama tertua di negeri Pulau Pinang. Kini umurnya menginjak 7 tahun. Di saat isu flu burung menerpa dunia unggas dan para pemain serama beralih memelihara lou han, Hamdan bergeming merawat ayam terkecil di dunia itu.***

 

Betina teringanBetina Teringan

Namanya Yuni Sara. Sang pemilik, Januar Herwanto, di Sumenep, Madura, memboyongnya dari Selangor, Malaysia. Serama yang mempunyai keistimewaan leher getar itu bobotnya hanya 180 g. Dengan bobot itu, peraih juara ke-1 kontes di Surabaya 12 Desember 2010, menjadi yang teringan di tanahair.

 

DOC termahalDOC Termahal

Harga DOC di poultry shop paling banter Rp6.000/ekor. Namun, Abdul Hakim di Jakarta Barat, mampu menjual beratus kali lipat, Rp1-juta per ekor. Ya, itulah DOC serama dengan pejantan ternama Michael Jackson. Apalagi ada embel-embel sudah divaksin. DOC bisa diambil 3 hari setelah transaksi.***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img