Friday, December 9, 2022

Seri Walet (110) Pengaman Canggih Rumah Walet

Rekomendasi

Seandainya nada itu terdengar, Isna cepat mengontak penjaga rumah waletnya. Syukur-syukur sang pencuri itu bisa tertangkap. Bagi Isna, kecepatan alat dalam mendeteksi kedatangan tamu tidak diundang dapat meminimalkan kerugian. Meski untuk memiliki alat pengaman berbasis sistem elektronik itu, Isna menggelontorkan dana hingga Rp12-juta.

Ongkos sebesar itu cukup untuk memasang 3 perangkat photo electric dual beam. Masing-masing photo electric itu terdiri dari 2 kotak hitam sensor aktif infrared yang bekerja simultan. Kotak pertama akan mengeluarkan selarik sinar infrared menuju kotak kedua yang didesain berjarak 30 m. Kotak kedua bakal menerima sekaligus memantulkan kembali sinar itu ke kotak pertama. Nah jika suatu benda tiba-tiba memotong lintasan sinar itu, secara otomatis alat yang tersambung ke sirkuit utama control panel dan communicator itu mengeluarkan sinyal.

Sinyal itu ditangkap dan diterjemahkan perangkat lain dalam rumah walet. Bila terkoneksi ke sirene antitemper box, sinyal akan mengeluarkan bunyi meraung-raung hingga radius 20 m. Bisa juga suara tuittuittuit…bila terangkai dengan sistem telepon seluler. Hebatnya tak hanya Isna yang bisa mendapat nada peringatan itu. Dengan fasilitas tambahan programmable voice dialler, sinyal itu dapat terkoneksi dengan 4 nomor telepon berbeda sekaligus. Anak dan istrinya pun bila perlu bisa segera tahu.

Posisi silang

Menurut Hary Kusumo Nugroho dari Eka Walet Center di Jakarta Barat, sensor aktif infrared cukup efektif mengamankan rumah walet dari maling. “Alat itu bekerja tidak terlihat sehingga pencuri tidak akan menduga,” ujar Hary. Uniknya meski aliran listrik terputus, alat yang dijual seharga Rp3,5-juta/set itu tetap bisa bekerja. Maklum di dalam sirkuit utama terdapat sumber energi cadangan dari aki berkekuatan 12 volt.

Kesuksesan kinerja alat yang memakai frekuensi transmitter 433 Hz itu dalam ‘menangkap’ gerakan pencuri sedikit banyak bergantung dari posisi penempatan photo electric. Idealnya semakin banyak photo electric dipasang, semakin sempit kesempatan pencuri untuk menerobos masuk. Namun, jika harus menggunakan tunggal, biasanya akan dipilih posisi silang dari satu sudut ke sudut lain. “Penempatannya tergantung selera pemilik. Tapi yang penting taruhlah di tempat yang tidak bisa diduga pencuri,” tutur Hary.

Dengan pemakaian sirkuit utama control panel dan communicator, kerja sensor aktif infrared dapat disandingkan dengan sensor pengaman canggih lain, roller shutter contact. Alat sebesar ukuran bungkus rokok yang sering disebut sensor pintu besi itu bekerja secara magnetik. Saat pintu didorong, alat yang dipasang di atas pintu itu akan mengeluarkan bunyi tit…panjang.

Alat itu juga dilengkapi remote pengontrol. Dalam layar remote akan tampak beberapa ikon tanda. Karena umumnya sistem itu terangkai sistem dengan sensor infrared, saat ada orang misalnya memotong jalur sinar infrared, layar remote otomatis menampilkan ikon orang. “Biasanya tidak sampai 2 – 3 detik, boks sirene akan berbunyi,” tutur Hary.

Sensor motion

Satu lagi bentuk pengaman elektronik canggih adalah sensor motion. “Alat ini bisa merekam kejadian di rumah walet meski pemiliknya jauh di luar negeri sekalipun,” ujar Boedi Mranata, pakar walet di Tanjungmas, Jakarta Selatan. Meski sebenarnya cukup sederhana, alat yang didukung seperangkat komputer dan webcam itu lumayan mahal mencapai harga Rp20-juta – Rp25-juta/set.

Salah satu komponen yang membuat mahal adalah hardisk komputer. Maklum kapasitas yang dipakai mencapai 200 gigabyte. Dengan volume sebesar itu, pemilik rumah walet dapat memonitor isi rumah walet selama 24 jam selama sebulan. Bila penuh, isi hardisk itu dapat dihapus untuk kemudian dipakai kembali. “Alat ini cukup istimewa karena dapat merekam bahkan melihat sosok pencuri. Berbeda dengan sensor infrared yang cukup memberi sinyal,” kata Hary.

Meski demikian sensor motion memiliki kelemahan yang bisa mengganggu kinerja alat itu. “Ia hanya bisa dipakai di daerah yang memiliki sambungan line telepon agar bisa dilihat dari jauh. Atau lewat kabel webcam. Itu artinya pemilik dan rumah walet berada pada satu bangunan seperti ruko,” ujar Hary.

Menurut Ubaidillah Thohir, peternak di Sedayu Gresik, pengaman konvensional seperti pemasangan plat besi di dalam tembok atau pengecoran atap tebal tetap ampuh menahan masuknya pencuri. “Alat pengaman canggih sebetulnya hanya tambahan saja. Dipakai silakan, tidak juga ngga apa-apa. Sebenarnya yang penting membuat keamanan lingkungan dengan bekerjasama bersama penduduk sekitar rumah walet,” ujarnya. (Dian Adijaya S)

 

Sirkuit utama control panel dan communicator

Kotak sirine bereaksi setelah menerjemahkan sinyal dari photo electric

Photo electric dual beam yang berisi pemancar infrared

Ikon dari remote dapat menampilkan tanda orang yang masuk

Foto-foto : Dian Adijaya Susanto

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img