Monday, November 28, 2022

Setahun Absen Rebut Juara

Rekomendasi

 

Kontes Indonesia German Shepherd Club (IGSC) pada penghujung November 2007 di Malang, Jawa Timur, masih terekam baik dalam ingatan Kakan dari Bandung. ‘Adolfo kena batuk akut sesaat sebelum bertanding,’ katanya. Walhasil kondisi itu membuat anjing gembala jerman itu (AGJ) mundur dari arena lomba. Parahnya lagi kondisi itu membuat bobot AGJ berumur 4 tahun susut sebanyak 5 kg.

Setelah sembuh Kakan mati-matian menggenjot stamina Adolfo. Lari lintas alam sejauh 4-5 km dikombinasi treadmill mesti dilahap Adolfo hampir setiap hari. Hasilnya mujarab. Selain terlihat kekar karena otot-ototnya mengencang, Adolfo mampu berlari stabil dalam tempo lama. ‘Yang membuat gembira, anjing ini menjadi lebih kalem sehingga terlihat matang,’ ujar pemilik Four’r Pet Shop itu.

Umur muda

Braz.Pan.Uru.Ch. Arcanos Cazus Just, langganan juara kontes di Brasil dan Uruguay sulit mengalahkan Adolfo. ‘Karena ia masih muda sehingga karakternya kalah matang,’ ucap John menilai english cocker spaniel berumur 2,5 tahun itu. Namun menurut John, Arcanos mempunyai masa depan cerah dan berpeluang besar menjadi juara karena memiliki tubuh kompak. Ia juga punya bulu tebal nan halus. Pantas klangenan Cristopher Ekajaya di Jakarta Pusat itu merebut peringkat kedua BIS.

Di grup III, penampilan Little Bizou Babushkha Mr Aitsley paling menonjol. Bulu hitam pekat yang tertata rapi memuluskan sosok scottish terrier itu menjungkalkan 6 trah pesaing seperti stafford shire bull terrier, yorkshire, dan west highland white terrier. Yang disebut terakhir umurnya lebih tua setahun. Klangenan Mulia dari Karawaci, Provinsi Banten, itu ditunjuk Sue Lynn Tong, juri Singapura, sebagai juara best of group (BOG) VIII.

Pemilihan best of breed (BOB) golden retriever berlangsung seru. Ina.Ch. Anthem’s New York River, juara Pameran Multitrah Back to Back IPC Jaya-Perkin Jaya 2009 tunduk pada Golden Florence’s Nalla-pendatang baru. Meski berumur muda, 1,4 tahun, Nalla tampak lincah. Klangenan Martin Aberbadi di Jakarta itu menjadi kampiun.

Kontes nasional

Persaingan 374 kontestan yang bertarung dalam 10 grup itu membuat kontes internasional pada 22 Maret 2009 di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta Pusat, berlangsung meriah. Sebanyak 9 juri mancanegara dari Australia, Serbia, Italia, Jepang, dan Korea memimpin langsung jalannya kontes. Menurut Drs Soentono, ketua Perkin Pusat, lomba ini menjadi evaluasi mutu terhadap biakan lokal. ‘Juri menilai biakan lokal tidak kalah dari impor,’ katanya.

Sehari sebelum kontes utama juga digelar adu cantik-cantikan nasional, Pameran Nasional Perkin 2009. Lagi-lagi Ina.Ch. Gloria Absolute Truth, jawara Pamnas tahun lalu, terpilih menjadi BIS. ‘Tubuh mungil, padat, dan anggun. Itu yang membuatnya menang,’ tutur Davida Brown, juri Selandia Baru.

Klangenan Tonny Santoso di Surabaya itu sebetulnya hampir tersingkir dari persaingan karena sempat tersandung saat berlari melintasi karpet merah. ‘Ia kaget,’ kata Davida. Lantaran punya mental juara, pomeranian umur 3,5 tahun itu hanya sedikit terpengaruh. Selanjutnya ia berjalan berlenggak-lenggok bak peragawati sekaligus mengalahkan 8 pesaing dari AGJ, golden retriever, dan miniature dachshund. (Lastioro Anmi Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img