Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, dikenal sebagai salah satu sentra budi daya Spirulina. Mikro alga itu kaya protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi menjadi pangan fungsional. Melalui program “Pemberdayaan KUB Sari Alga Desa Les melalui Diversifikasi Produk Spirulina untuk Pencegahan Gizi Buruk dan Penyakit Degeneratif,” Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Buleleng berkolaborasi dengan Universitas Panji Sakti mendampingi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Alga untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing usaha.
Program ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu peningkatan produksi dan penguatan pemasaran. Pada aspek produksi, tim memperkenalkan diversifikasi produk berbasis Spirulina yang lebih inovatif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Dua produk unggulan yang dikembangkan adalah tempe Spirulina sebagai sumber protein fungsional. Produk lainnya yakni MPASI fortifikasi Spirulina yang dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bayi dan balita sebagai salah satu upaya pencegahan gizi buruk.
Proses pendampingan meliputi formulasi produk, pelatihan teknik produksi yang baik (Good Manufacturing Practices), penerapan sanitasi dan higienitas pangan, hingga pengemasan yang lebih menarik dan informatif. Diversifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi Spirulina yang sebelumnya sebagian besar dipasarkan dalam bentuk serbuk.

Pada aspek pemasaran, tim memberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, pengembangan identitas merek, desain kemasan, penyusunan materi promosi, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana memperluas jangkauan pasar. Pendampingan juga diarahkan pada peningkatan kemampuan anggota KUB dalam membangun jejaring pemasaran sehingga produk tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas.
Ketua tim pelaksana, Bdn. Ketut Eka Larasati Wardana, SST., M.Kes., menyampaikan bahwa pemberdayaan ini tidak hanya menghasilkan inovasi produk, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, Spirulina diharapkan menjadi komoditas unggulan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung upaya pencegahan gizi buruk dan penyakit degeneratif.
Ucapan terima kasih kegiatan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek), Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek atas dukungan pendanaan, kepada STIKes Buleleng dan Universitas Panji Sakti atas kolaborasi pelaksanaan kegiatan, serta kepada Pemerintah Desa Les dan KUB Sari Alga atas partisipasi aktif selama program berlangsung. Tim pelaksana terdiri atas Bdn. Ketut Eka Larasati Wardana, SST., M.Kes. selaku ketua, dengan anggota Ni Made Raningsih, S.Pd., M.Si. dan Drs. I Made Madiarsa, M.M.A.
