Tuesday, November 29, 2022

Tak Berbatas di Lansingerland

Rekomendasi

 

Bukti keraksasaan Anthura Trubus saksikan waktu berkunjung pada pertengahan Oktober 2008. Di greenhouse seluas 1,4 ha-itu baru secuil dari total 22 ha-terhampar ribuan rumpun laceleaf. Mereka berbaris rapi di dalam bedengan-bedengan selebar 2 m dengan panjang 46 m. Bentuknya bukan undakan tapi mirip bak persegi panjang setinggi 30 cm. Dasar dan sisinya dilapisi plastik putih untuk mencegah masuknya penyakit tanah. Di greenhouse itu ada sekitar 100 bedengan. Setiap bedeng, terdiri dari 4 baris, berisi satu jenis anthurium bunga dengan tinggi seragam. Maklum, bibit berasal dari perbanyakan kultur jaringan sehingga pertumbuhan relatif sama.

Di depan setiap bedeng ada kertas berukuran 30 cm x 21 cm. Di dalam kertas itu tertera informasi nama varietas, waktu penanaman, ukuran bunga, jumlah tanaman per m2, dan ketahanan bunga setelah dipetik. Di situ juga ada tabel berisi waktu bunga dipetik, jumlah bunga, dan frekuensi munculnya bunga.

Varietas terpilih

Di salah satu kertas tertera nama tropical. Itu anthurium bunga berwarna merah menyala. Merah warna favorit konsumen-selain jingga, merah muda, dan putih. Permukaan atas bunga mengkilap. Ukurannya relatif besar, 12-14 cm. Setelah panen, bunga tetap segar hingga 24 hari. Pantas tropical salah satu andalan Anthura.

Bunga ekor lain bernama midori dan baron. Midori berwarna hijau dengan ukuran lebih besar daripada tropical, 14-16 cm. Setelah panen bunga tetap segar hingga 20 hari. Baron berwarna jingga dan hijau dengan ukuran bunga 19-21 cm. Bunganya lebih tahan lama dibandingkan tropical dan midori, hingga 47 hari.

Di beberapa bedeng nama varietas hanya berupa deretan angka. Itu adalah varietas baru yang belum dirilis. ‘Ini masih dalam tahap seleksi,’ ujar Gerrie Schumacher, sales manager Anthura. Hanya tanaman yang tahan penyakit, tangkai bunga panjang dan kuat, serta bunga tahan lama setelah dipanen dan berwarna menarik yang lolos seleksi.

Dari 39.600 hibrida yang dihasilkan setiap tahun hanya 3 jenis terbaik yang dirilis ke pasar. Dr Purbo Djojokusumo pencinta anthurium bunga yang 6 tahun silam pernah berkunjung ke sana, mengakui kualitas bunga Anthura. ‘Kualitasnya bagus,’ puji Purbo. Perkara topnya kualitas tanaman negeri Kincir Angin, Iin Hasim, pemilik nurseri Incarla yang bolak-balik ke Belanda, berpendapat itu karena nurserinurseri di sana selalu berkompetisi untuk menghasilkan varietas terbaik. Total jenderal Anthura punya lebih dari 100 varietas. Itu varian terbanyak di anthurium bunga.

Kemas sendiri

Di beberapa titik di depan deretan bedengan terlihat tiang-tiang besi sepanjang 2,5-3 m berisi 20 pot biru yang menggantung 1-1,5 m dari permukaan tanah. Pot-pot biru yang jangkung itu tempat pekerja menaruh bunga yang dipanen. Bila seluruh pot penuh, pekerja akan mendorongnya ke bangunan sortir dan pengepakan di posisi depan. Di sana laceleaf yang penampilannya prima dipilih. Lalu disusun empat-empat dengan warna beda.

Rangkaian itu kemudian diletakkan di atas ban berjalan yang membawa masuk ke dalam mesin pengemas otomatis. Keluar dari mesin bunga sudah terbungus dalam plastik vakum. Setelah dikemas dalam kotak kardus berukuran 100 cm x 25 cm, rangkaian itu siap dibawa ke pasar lelang di Flora Holland, Rotterdam. Di sana anthurium bunga potong terbang ke toko-toko bunga di Belanda dan mancanegara.

‘Dari 20 varietas terbaik anthurium bunga potong yang dijual di pasar lelang, 19 merupakan milik Anthura,’ kata Gerrie. Artinya, Anthura menguasai 85-95% pangsa pasar. Toh, meski produk bunga potong mengalir setiap hari, Senin-Jumat, ke pasar lelang, itu bukan bisnis utama. Omzet terbesar berasal dari penjualan seedling. Maklum, Anthura adalah gudangnya bibit anthurium bunga.

Dari lahan 9.200 m2

Greenhouse seluas 1,4 ha yang Trubus sambangi sejatinya showroom beragam produk nurseri yang dulu bernama Anthuriumselecties itu. Rupanya Anthura tak mau calon konsumennya membeli kucing di dalam karung. Di ruang pamer calon pembeli bisa melihat sendiri ratusan varietas milik Anthura. Lalu menimbang-nimbang jenis yang dipilih. Modalnya antara lain dari informasi di atas kertas di depan setiap bedeng.

Begitu si pembeli menentukan pilihan, staf kebun mengisi data jenis dan jumlah pesanan di komputer. Lalu secara otomatis bibit anthurium terpilih datang dari kebun produksi ke bagian pengepakan. Anggota famili Araceae itu dikemas dengan baik sehingga dijamin tak rusak selama perjalanan. Anthurium pun siap dikirim ke konsumen setelah dilampirkan dokumen ekspor bagi konsumen asal luar negeri. Para pembeli tetap mengantre meski harga bibit lebih mahal ketimbang produsen lain.

Toh kesuksesan itu tak datang begitu saja. Perjalanan Anthura dimulai sejak 36 tahun silam ketika Nic van der Knaap -pendirinya-membuka kebun seluas 9.200 m2. Henk van Staalduinen-kenalan Trubus di Belanda yang sahabat lama Nic-tahu betul perjalanannya merintis kebun.

Di sana pula ia pertama kali menyilangkan laceleaf itu. Minimal 8 tahun dihabiskan untuk mendapatkan 1 hibrida berkualitas. Toh itu sepadan. Salah satu varietas yang dirilis pertama kali, tropical, hingga sekarang masih jadi primadona pasar. Sampai saat ini penjualannya mencapai 30-juta seedling.

Keranjang lain

Meski sudah menjadi raksasa anthurium bunga, Anthura tidak berhenti. Di Songming, Yunan, China, berdiri nurseri yang khusus memproduksi bibit anthurium dan bromeliad untuk pasar negeri Tirai Bambu itu. Maklum, China salah satu pasar terbesar. Dengan memproduksi di China biaya transportasi bisa ditekan sehingga harga jual lebih terjangkau.

Sayap pun dilebarkan ke komoditas lain. Di ruang pamer Trubus melihat hamparan phalaenopsis pot dan bromeliad. ‘Itu karena pasar phalaenopsis dan bromeliad besar di dunia,’ kata Gerrie.

Produksi anggrek bulan dipusatkan di Jerman dengan membeli nurseri phalaenopsis berpengalaman di sana. Tigabelas tahun berjalan bibit phalaenopsis dari Anthura menguasai pasar. Sementara bromeliad diproduksi bekerjasama dengan nurseri lain-Corn Bak. Pantas dengan beragam komoditas dan varietas nurseri dengan 200 lebih dari pekerja itu percaya diri mencantumkan slogan ‘unlimited in varieties‘ di plang nama hingga kartu nama pegawai. (Rosy Nur Apriyanti)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img