Sunday, May 19, 2024

Teknologi Sperm Sexing Upaya Memenuhi Pangan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Separasi spermatozoa atau sperm sexing (pemisahan spermatozoa kromosom X dan Y) teknologi dalam biologi reproduksi ternak. Menurut Guru Besar di Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Prof. Rd. Siti Darojah peningkatan produktivitas peternakan melalui bioteknologi reproduksi upaya untuk memenuhi pangan.

Ia menuturkan penerapan teknologi seperti sperm sexing perlu pengkajian dan evaluasi penerapan di kalangan peternak. Termasuk semen beku sexing yang sudah dijual di beberapa lokasi hasil produksi perlu juga dikaji kesesuainnya.

Jangan sampai peternak membeli spermatozoa kromosom Y untuk kebutuhan jantan, tetapi setelah dilahirkan baru diketahui ternyata kromosom X. “Kita perlu sekali feeback sampai sejauh mana keberhasilan separasi sperma itu,” katanya.

Lebih lanjut ia menerangkan titik kritis dalam pengembangan sapi potong yakni pembibitan. Upaya biologi reproduksi ternak yang dapat dikembangkan seperti inseminasi buatan, transfer embrio, dan sperm sexing.

Teknologi sperm sexing memungkinkan dapat membantu peternak mengarahkan proporsi jenis kelami dalam populasi ternak yang dipelihara sesuai dengan kebutuhan produksi. Contoh untuk memenuhi kebutuhan sapi betina pada peternakan sapi perah dan kebutuhan sapi jantan pada peternakan sapi potong.

Maka Prof. Darojah bersama peternak atau industri berupaya mengkaji tingkat keberhasilan jenis kelamin anak ternak dari sperma. Ia menuturkan perbaikan metode pemisahan sperma terus dilakukan agar efektif dan efisien. Ia berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Untuk peternak kecil, ia dan tim memodifikasi alat penelitian yang lebih murah tetapi efektif dalam proses inseminasi buatan, seperti alat penampung semen, speculum untuk deteksi berahi, spons vaginal yang mengandung hormon progesteron.

Ia dan  dan tim akan terus dicari metode sederhana dalam sperm sexing.  “Untuk sperm sexing saya ingin mencari metode yang lebih sederhana,” katany dilansir pada laman Unpad.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Omzet Jutaan dari Berkebun Kakao Intensif

Trubus.id—Pekebun kakao di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Baramang mendapatkan omzet hingga Rp297 juta per tahun dari berkebun kakao....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img