Thursday, August 11, 2022

Temulawak Atasi Kanker Kulit

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Xanthorrhizol dalam temulawak ampuh membunuh sel-sel kanker.

Rimpang temulawak mengandung banyak senyawa aktif antikanker, termasuk kanker kulit.
Rimpang temulawak mengandung banyak senyawa aktif antikanker, termasuk kanker kulit.

Beberapa kali tangan Silvia Elvira Lang menyentuh kulit pipi kiri dan kanan sambil memperhatikan bayangannya di cermin. Melihat bercak-bercak hitam tidak beraturan di sebagian pipi kirinya, Silvia gundah. “Kemunculan flek hitam di pipi itu sangat mengejutkan, karena pipi terasa gatal atau kulit menjadi kasar,” ujar Silvia. Selama ini perempuan 78 tahun itu menjaga pola makan sehat.

Silvia khawatir terhadap akibat lanjutan, yaitu gejala kanker kulit. Kekhawatiran Silvia beralasan, sinar ultraviolet pada sinar matahari pemicu kanker kulit. Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin di Surabaya, Jawa Timur, dr Avril Novianto Sp.KK, flek hitam wujud gejala kanker kulit atau karena bawaan genetik. Avril Novianto mengatakan, masyarakat yang hidup di daerah tertentu juga berisiko memiliki lebih banyak melanin dibandingkan dengan lainnya.

Andalkan temulawak
Menurut Avril orang-orang yang hidup di sekitar garis khatulistiwa cenderung memiliki lebih banyak melanin sebagai respons tubuh terhadap sinar matahari. Itu membuat kulit dapat menyerap sinar matahari, sekaligus menghalau radiasi ultraviolet. Flek hitam pada kulit memang tidak selalu gejala kanker kulit, tetapi jika terasa perkembangannya semakin pesat dan mengganggu, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Avril mengatakan biasanya dokter memeriksa kulit dan biopsi kulit. Biopsi kulit dengan cara mengambil contoh jaringan kulit yang dicurigai sebagai kanker. Dengan biopsi dapat ditentukan apakah kena kanker (melanoma) atau bukan, jika terkena kanker maka ditentukan jenis kanker. Ketua Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC) Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Edy Meiyanto, Apt, Msi, mengatakan, “Flek hitam muncul karena meningkatnya produksi melanosome dalam melanin, terutama setelah terpapar oleh sinar matahari.

Dr Edy Meiyanto, ketua Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC) Universitas Gadjah Mada mengatakan, melanin pigmen yang menentukan warna pada kulit, mata, rambut, dan bagian tertentu dalam telinga manusia. “Itulah sebabnya bagian kulit yang memiliki banyak melanosome akan berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya, sehingga tampak seperti bintik-bintik,” ujar dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada itu.

Flek hitam pada kulit harus segera diatasi, karena dapat juga sebagai wujud gejala kanker kulit.
Flek hitam pada kulit harus segera diatasi, karena dapat juga sebagai wujud gejala kanker kulit.

Oleh karena itu sebaiknya mewaspadai bercak berwarna gelap di kulit. Untuk mengatasi flek hitam itu Silvia memanfaat rimpang temulawak. “Menurut berbagai informasi hasil penelitian, bagian rimpang temulawak yang memiliki paling banyak kandungan senyawa zat aktif untuk pengobatan kanker,” kata Silvia. Lantaran bagian yang ditengarai sebagai penunjuk gejala kanker adalah pada kulit, maka ia berinisiatif untuk melakukan pengobatan dari dalam dan luar. Ia membuat ramuan herbal pada malam hari setelah makan malam.

Konsumsi luar dalam
Silvia mengatakan, “Herbal temulawak dalam sediaan segar, cara mengonsumsi yang baik adalah sesegera mungkin setelah diolah dan dalam kondisi hangat.” Ia merajang segenggam rimpang temulawak menjadi ukuran kecil-kecil. Selanjutnya ia merebus rajangan dalam 5 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Ia membagi air rebusan temulawak itu untuk minum dan sisanya untuk obat luar.

Konsumsi luar dengan mencelupkan washlap dalam air rebusan temulawak yang masih hangat dan mengoleskan di pipi. Frekuensi minum dan mengelap pipi sekali menjelang tidur. Setelah rutin mengonsumsi rebusan temulawak selama sepekan, perbaikan kondisi mulai terasa. “Bercak kehitaman mulai memudar dan sebagian sudah ada yang hilang, kembali ke warna kulit semula. Sejak itu saya meneruskan sampai akhirnya sembuh total,” kata Silvia.

Sebulan kemudian, wajah Silvia benar-benar bersih dari bercak hitam yang mengganggu. Ia kemudian menularkan pengalaman dan pengetahuannya kepada tetangga, teman, dan orang yang mengalami gejala serupa. Lamanya penyembuhan bisa beragam tergantung tingkat keparahan. Selama ini temulawak memang berkhasiat mengatasi kanker. Namun, khusus untuk pencegahan kanker kulit sedikit kalangan ilmuwan yang menelitinya.

Sebagian besar penelitian itu menunjuk xanthorrhizol sebagai senyawa yang bertanggungjawab sebagai zat antikanker. Seok Fang Oon dari Fakultas Biologi Universitas Putera Malaysia pada 2012 meneliti xanthorrhizol sebagai antikanker. Menurutnya Fang Oon xanthorrhizol hasil ekstraksi rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza secara umum memang berkhasiat seperti antikanker, antimikrob, dan antiinflamasi.

Mardi Juanda, herbalis dari Bogor, Jawa Barat. memanfaatkan air rebusan temulawak untuk menghilangkan gangguan pada kulit yang mengganggu penampilan.
Mardi Juanda, herbalis dari Bogor, Jawa Barat. memanfaatkan air rebusan temulawak untuk menghilangkan gangguan pada kulit yang mengganggu penampilan.

Azimahtol Hawariah L P. dan Anisah J. dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan khasiat xanthorrhizol mengatasi kanker kulit. Mereka menguji melanoma alias kanker kulit akibat paparan ultraviolet dari sinar matahari.

Menurut Hawariah xanthorrhizol berefek antiproliferasi terhadap HM3KO dengan EC50 dari 4,01 ± 0,05 ug per ml. Xanthorrhizol menginduksi sel HM3KO dengan perubahan morfologi seperti fragmentasi DNA, penyusutan sel, sitoplasma, dan kondensasi kromatin yang merupakan ciri khas apoptosis. Apoptosis mekanisme biologi salah satu jenis kematian sel terprogram atau program bunuh diri sel.

Organisme multisel menggunakan apoptosis untuk membuang sel yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh, termasuk sel kanker. Indeks apoptosis (AI) menunjukkan peningkatan setelah 24 jam, 48 jam, dan 72 jam paparan dengan persentase masing-masing 30%, 69%, dan 94%. Dengan hasil itu Hawariah menyimpulkan bahwa xanthorrhizol ber efek antiproliferasi pada sel HM3KO melalui aktivasi apoptosis.

Menurut herbalis di Bogor, Provinsi Jawa Barat, Mardi Juanda, temulawak mengandung banyak senyawa yang ampuh untuk membantu penyembuhan penyakit. “Cara kerjanya merevitalisasi sel-sel dalam organ tubuh. Jika ada sel yanng rusak segera dapat diperbaiki. Termasuk pada kasus flek hitam yang mengganggu kulit,” ujar Mardi. Ia juga mengonsumsi temulawak dan menyarankan kepada orang yang mengalami gangguan kulit. (Muhammad Hernawan Nugroho)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img