Monday, August 8, 2022

Tertawan Tubuh Besar

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Oranda jumbo mencapai panjang 26 cm di Aquarama 2011Pehobi kini tergila-gila maskoki jumbo di atas ukuran 23 cm.

 

Calon maskoki jumbo bisa dinilai sejak berukuran 15 cmMaskoki jumbo di taman maskoki di Kebun Binatang Guangzhou, China selatan, dipelihara di akuarium dengan kedalaman minimal 1,5 m supaya maskoki terus aktif bergerakDi kalangan pecinta maskoki, nama Hendrik Nursalim tengah menjadi buah bibir. Nama Hendrik bukan hanya sohor di kalangan pencinta maskoki di dalam negeri, bahkan hingga Singapura dan Thailand. Mereka banyak membicarakan koleksi-koleksi maskoki Hendrik yang berukuran jumbo. Keruan saja prestasi yang ditorehkan melalui beragam lomba juga menjadi bahan perbincangan.

Pengusaha elektronik di Jakarta itu mengoleksi ranchu, oranda, dan ryukin yang semuanya berukuran jumbo. Ikan-ikan itulah yang silih berganti meraih gelar bergengsi grand champion di berbagai kontes maskoki regional dan nasional. Pada kurun Desember 2011 sampai Juli 2012, Carassius auratus milik ayah 4 anak itu mengantongi 3 gelar bergengsi.

Jawara internasional

Belum lagi prestasi yang membanggakan saat oranda kaliko koleksi Hendrik Nursalim menjadi grand champion maskoki di kontes internasional Aquarama 2011 di Singapura. Oranda kaliko jumbo sepanjang 25 cm itu istimewa karena hasil tangkaran lokal. Harap mafhum selama ini sulit menjumpai tangkaran lokal mencapai ukuran jumbo.

Pantas juri internasional maskoki dari Malaysia, Patrick Tan Kee Beng, memuji-muji penampilan oranda kaliko itu. “Kesan pertama, tubuh besar oranda itu sangat bagus,” ujar Beng, ketika menjuri di Aquarama 2011. Hendrik Nursalim tentu girang bukan main  memiliki beragam koleksi maskoki jumbo bermutu top. Padahal, dua tahun lalu saat memutuskan memelihara maskoki jumbo, Hendrik Nursalim tidak pernah bermimpi menjadi buah bibir.

Ukuran jumbo untuk maskoki sejatinya berbeda di berbagai tempat. Menurut pehobi di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Ever Tagoli, di tanahair maskoki jumbo jika panjang ikan minimal 23,1 cm. “Di Thailand penyebutan jumbo mulai di atas 30 cm, sedangkan di atas 35 cm disebut superjumbo,” kata Ever yang memiliki oranda jombo sepanjang 32 cm dari Thailand itu. Bandingkan dengan ukuran rata-rata tubuh maskoki nonjumbo yang hanya 16-18 cm.

Sosok ikan hias berukuran besar itulah yang kini tengah naik daun. Buktinya antara lain meningkatnya peserta lomba di kelas jumbo. Sepanjang 2011 hingga Juli 2012 berlangsung       4 kontes maskoki di berbagai kota. Peserta di kelas jumbo pada berbagai kontes itu minimal 25 ikan. Pada tahun-tahun sebelumnya, peserta kontes di kelas jumbo paling banter 15 ikan.

Sulit massal

Maskoki jumbo sebetulnya bukan ikan hias baru. Penangkar maskoki di Kotamadya Bandung, Provinsi Jawa Barat, Bahardiman, menjelaskan tren memelihara maskoki jumbo di tanahair pernah terjadi pada 2000. Setelah itu tren meredup, kini para pehobi kembali menggandrungi sosok besar itu. “Hobiis menyukai karena senang melihat maskoki besar karena terlihat gagah,” kata Bahardiman yang sempat menangkarkan maskoki jumbo.

Bagi penangkar, mencetak maskoki jumbo sebuah gengsi lantaran sulit menghasilkannya. Sebab membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Bahardiman mengatakan maskoki jumbo bisa diperoleh secara genetis melalui perkawinan antarinduk yang diprediksi berbakat jumbo. Salah satu ciri jumbo adalah bertubuh agak memanjang atau membulat sedikit di atas rata-rata maskoki sebaya.

Itu hanya bisa dipahami oleh para penangkar dengan jam terbang tinggi. “Itu pun belum menjamin semua pilihan dapat menjadi jumbo,” ujar Hendrik Nursalim. Dari seratus ekor pilihan kurang dari 30% yang bisa menjadi jumbo.

Selama ini banyak orang beranggapan tidak bisa memperoleh maskoki jumbo dari induk bertubuh bulat. Menurut Bahardiman anggapan itu keliru. “Yang berbeda hanya waktu anakan ikan mencapai ukuran jumbo. Bila induk bulat butuh waktu 1,3-1,5 tahun, sedangkan induk memanjang sekitar 1 tahun,” kata Bahardiman.

Adapun di mancanegara tren maskoki jumbo berlangsung sejak 1990-an. Salah satu penangkar maskoki jumbo adalah Tung Hoi Aquarium di Guangzhou, China selatan. Wartawan Trubus yang mengunjungi farm Tung Hoi di Guanzhoi pada 2005 menjumpai maskoki-maskoki jumbo berukuran minimal 23 cm. Tung Hoi amat selektif menangkarkan ikan hias kerabat ikan mas itu.

Potret keberhasilan Tung Hoi mencetak maskoki jumbo, termasuk varian-varian baru, dapat disaksikan di taman maskoki di Kebun Binatang Guangzhou. Di sana maskoki-maskoki jumbo itu menghuni akuarium besar beraneka bentuk yang amat seronok.           Bergeser ke kancah internasional, dominasi maskoki jumbo kian menguat pada lomba ikan hias di Aquarama 2011 di Singapura. Bayangkan kelas jumbo itu menyedot peserta hingga di atas 100 ikan.

Kondisi itu jelas menyenangkan bagi penggemar maskoki yang beruntung bisa menyaksikan maskoki-maskoki jumbo unggulan dari berbagai negara itu bertanding. “Saya harus memotret semuanya,” kata Kuan Koun Yu, fotografer dari Taiwan. Sampai kapan umur tren maskoki jumbo itu? Ever Tagoli mengatakan tren maskoki jumbo berumur panjang bila pehobi mudah memperoleh ikan-ikan jumbo itu.

Artinya ketersediaan ikan relatif banyak dan tentu saja harga terjangkau. Saat ini, harga seekor oranda jumbo berukuran 23 cm mencapai Rp10-juta-Rp15-juta bergantung kualitas. Syarat lain ikan raksasa itu memiliki fisik prima, yakni sirip tidak mudah jatuh dan selalu aktif berenang. Maskoki seperti itulah yang mampu menawan hati para pehobi ikan hias. (Dian Adijaya Susanto/Peliput: Riefza Vebriansyah)

Keterangan Foto :

  1. Oranda jumbo mencapai panjang 26 cm di Aquarama 2011
  2. Maskoki jumbo di taman maskoki di Kebun Binatang Guangzhou, China selatan, dipelihara di akuarium dengan kedalaman minimal 1,5 m supaya maskoki terus aktif bergerak
  3. Hendrik Nursalim (tengah) beken lantaran maskoki jumbo
  4. Calon maskoki jumbo bisa dinilai sejak berukuran 15 cm
  5. Ranchu jumbo tak lebih dari 23 cm
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img