Thursday, February 9, 2023

Tiga Olahan Baru Jamur Tiram

Rekomendasi

Trubus.id — Jamur tiram bisa diolah menjadi beragam penganan hingga minuman. Mulai keripik, kerupuk, stik, abon, sate/satai, naget, cilok, serundeng, rendang, dan olahan lainnya. Berikut ini kreasi olahan jamur tiram dari beberapa produsen.

Patty nabati dari jamur tiram

Kaum nabatiwan alias vegetarian tetap bisa menikmati burger—makanan yang terdiri atas daging, sayuran, dan saus di dalam roti bundar. Konsumsi daging? Kini tersedia daging bundar dalam burger alias patty berbahan jamur tiram.

Rina Kania Dewi, S.E., di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, mengolah jamur tiram menjadi patty sejak 2018. Rina memanfaatkan bagian tudung 20 persen dan tangkai jamur tiram hingga 80 persen.

Menurut Rina, bagian tangkai itu memberi tekstur patty yang kenyal. Sebagai langkah awal, Rina merebus jamur tiram itu selama 15–20 menit untuk mencegah bau langu. Selanjutnya, ia mengolahnya menjadi patty. Rata-rata ia mampu memproduksi 100–200 patty per bulan.

Cita rasa patty berbahan jamur tiram ini mirip daging. Konsumen sulit membedakan jamur tiram atau daging. Rina sudah menjual patty ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jakarta, dan Surabaya seharga Rp30.000 per 6 lembar.

Minuman berbahan jamur tiram

Tidak hanya membuat patty, Rina juga mengolah jamur tiram menjadi keripik, kerupuk, sistik, abon, sate/satai, naget, cilok, serundeng, dan rendang. Bahkan, Rina membuat minuman berbahan dasar jamur tiram, jahe, cengkih, kapulaga, dan gula aren.

Porsi jamur tiram yang ia gunakan sebanyak 20 persen. Ia mengemas minuman itu sebanyak 25 gram untuk sekali seduh. Serbuk minuman berbahan jamur tiram dalam kemasan mampu tahan 1–2 tahun karena kering.

Jamur tiram suwir

Dra. Endang Siswanti, produsen di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, juga mengolah jamur tiram suwir atau sobekan panjang. Menurutnya, 1 kg jamur menjadi 350 gram jamur tiram suwir.

Endang mengeringkan jamur suwir selama 2–3 hari di bawah sinar matahari. Selanjutnya, ia mengoven dengan suhu 50–1000°C selama 20–30 menit. Jamur tiram kering itu membuat masa simpannya bisa sampai enam bulan.

Selain tahan lama, jamur tiram suwir bertekstur kenyal seperti daging. Ia menjual setiap 100 gram jamur tiram suwir dengan harga Rp13.000. Kelebihan jamur suwir lebih praktis.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img