Tuesday, November 29, 2022

Trubus Agro Expo WTCM2 2007 : Membara hingga Babak Akhir

Rekomendasi

Serit warna dasar merah itu memang memukau. Merahnya solid. Saat ngedok, seluruh tulang-tulang seritnya kokoh dan tampak kuat. ‘Secara keseluruhan ia proporsional. Seluruh serit terlihat lurus, tidak ada yang melintir,’ ujar Arif S. L. juri dari Jakarta.

Lawan terberat plakat kombinasi milik Edy Sudrajat tak kalah memukau. Kombinasi corak merah dan putih di tubuh membuatnya tampak cantik. ‘Sayang ia terlihat agak miring ketika ngedok,’ ujar Hermansyah, juri lain. Pertimbangan lain, mendapat serit prima sulit dibandingkan plakat. Wajar bila plakat harus puas menerima gelar RBOS (reserve best of show).

Pertarungan sengit

Di kategori halfmoon, persaingan menapaki tangga juara berlangsung sengit. Tercatat 79 ekor cupang memperebutkan gelar bergengsi. ‘Semua halfmoon tampil dengan performa terbaik,’ ujar Joty Atmadjaja, juri dari Jakarta. Persaingan ketat terjadi di perebutan grand champion. Halfmoon warna dasar terang andalan Exotic Bettas sukses mengungguli halfmoon warna dasar merah dan hitam milik Ahmad Yusuf.

Wajar jika cupang andalan Exotic Bettas itu menjadi kampiun. ‘Kesan pertama tampak mewah,’ papar Andree Gunawan, juri dari Bogor. Selain itu ia memiliki warna jingga ngejreng dan ukuran tubuh sedikit lebih besar. Ukuran itu menyebabkan cupang saingannya bertekuk lutut. ‘Padahal siripnya tebal dan warnanya bagus,’ ujar Andree.

Pertarungan tak kalah seru juga terjadi di kategori plakat yang diikuti 123 cupang. Dua plakat unggulan saling bersaing untuk memperoleh gelar jawara. Plakat warna kombinasi milik Edy Sudrajat berhasil menaklukkan plakat warna dasar terang kepunyaan Hokkie Betta. Dengan tubuh dan sirip sempurna, andalan Edy itu memikat juri. ‘Fisiknya sempurna sehingga kriteria penilaian terpenuhi,’ ujar Arif. Pesaing utama berhasil didepak lantaran kalah kecerahan warna.

Dominasi Jakarta Selain cupang hias, pada waktu yang sama diselenggarakan pula kontes guppy. Diikuti oleh 60 ikan, kontes itu mengukuhkan guppy milik C. Tenggara sebagai grand champion. ‘Bentuk keseluruhannya bagus dengan ekor berbentuk segitiga,’ ujar Gerardus Nico, salah seorang juri. Saingannya, ribbon andalan Jayakarta Akuarium, dengan mudah dapat dikalahkan karena warnanya kurang serasi.

Kontes cupang hias yang diselenggarakan di World Trade Centre Manggadua (WTCM2) pada 28 Januari 2007 itu diikuti oleh 308 ikan. ‘Jumlah itu di luar dugaan, karena prediksi kita hanya 250 ikan yang ikut kontes,’ ujar Yoga, salah satu panitia. Mereka beradu cantik dalam 20 kelas yang dilombakan. Kontes Trubus dengan IndoBetta Splendens (INBS) itu juga menobatkan Ricky Senjaya sebagai peraih gelar terbanyak. Sejumlah 7 gelar kampiun berhasil disumbangkan cupang-cupang milik hobiis di bilangan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, itu. (Lani Marliani)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img