Monday, August 8, 2022

Wiku Baru Mekar 3 Malam

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

TRUBUS — Hibrida wijaya kusuma berbunga elok, warna merah jambu, dan tahan mekar hingga tiga hari.

Dahulu wijaya kusuma hanya berwarna putih dan mekar semalam. Kini muncul wijaya kusuma beragam varian dan mekar sempurna selama tiga malam. Pasangan Anjasmara dan Dian Nitami mengoleksi wijaya kusuma california dream yang berbunga merah. Mereka mengunggah bunga yang mekar pada malam hari itu di akun instagram masing-masing setahun silam. Pasangan artis itu juga memamerkan kaos wiku, epilover Indonesia.

Itu adalah komunitas pencinta bunga wijaya kusuma. “Hore tadi malam dia mulai mekar,” kata Anjasmara. Di Bogor, Jawa Barat, ada pula Ade Wisni Wihandranti, pencinta wijaya kusuma yang mengoleksi california dream. Ia mengoleksi jenis hibrida sejak 2019 dan makin keranjingan sejak pandemi korona karena waktu luang kian banyak. “Selama 10 tahun mengoleksi spesies berwarna putih, ternyata yang hibrida berlimpah sehingga makin jatuh cinta,” kata Wisni.

Dari film

Pamor bunga wijaya kusuma kembali naik daun karena peran film Crazy Rich Asians yang dibintangi Constance Tianming Wu beredar pada 2018. Film itu mengisahkan pesta keluarga terkaya di Asia yang memamerkan sembilan kuntum wijaya kusuma Epiphyllum oxypetalum yang tengah mekar sempurna. Oleh karena itu, pesta pun sohor sebagai tan hua party alias pesta wijaya kusuma.

Sosok bunga wikaya kusuma ‘princess asqy’.(foto : Ade Wisni Wihandranti)

Tan hua digambarkan sebagai bunga istimewa karena tak sembarang orang dapat menikmati keindahannya yang sempurna. Tanaman anggota famili Cactaceae itu hanya mekar penuh pada malam hari dalam waktu singkat karena layu kembali saat fajar datang. “Film itu banyak membuat kaum muda penontonnya penasaran,” kata Yudi Rohmad, penyilang wijaya kusuma sekaligus penulis buku Bunga Wijaya Kusuma.

Sinema yang diangkat dari novel berjudul sama, Crazy Rich Asians, karya Kevin Kwan itu berlatar keluarga kaya etnis Cina di Singapura. Bunga wijaya kusuma memang simbol kebanggaan bagi masyarakat Asia. Di India, bunga ini disebut brahma kamalam. Masyarakat India percaya mengucapkan doa saat bunga mekar sempurna dapat dikabulkan. Di Tiongkok, namanya tan hua yang menjadi simbol keberuntungan dan pencapaian.

Sementara di Srilanka julukannya kadupul yang berarti bunga dari surga. Masyarakat Jepang menyebutnya gekka bijin, si cantik di bawah sinar rembulan. Di tanah air wijaya kusuma juga kondang menjadi bunga persembahan para bangsawan pada masa lalu. Para raja dan ratu mengoleksinya. Para pangeran sering memberikan wijaya kusuma pada putri impiannya sebagai simbol cinta.

Nama wijaya kusuma sarat makna karena wijaya berarti kejayaan, kemenangan, dan keberhasilan. Sementara kusuma berarti bunga nan indah. Konon seorang raja hanya dapat bertakhta bila berhasil menyentuh, memetik, dan menikmati keindahan bunga wijaya kusuma yang tengah mekar sempurna. Menurut Yudi terdapat 15—25 spesies wijaya kusuma di dunia dengan tiga spesies yang paling populer di tanah air sebelum era 2000-an.

Wijaya kusuma ‘moya’.(foto : Yudi Rohmad)

Ketiganya adalah Epiphyllum oxypetalum yang berbunga putih dan berukuran besar yaitu berdiameter 18—22 cm, Epiphyllum hookeri yang berbunga putih berukuran sedang (12—18 cm), dan Epiphyllum pumilum berbunga putih kecil (8—12 cm). “Kini rupa wijaya kusuma beragam karena sejak awal 2000-an beberapa importir mulai membawa belasan hibrida ke tanah air,” kata Yudi.

Di dunia terdapat lebih dari 14.500 hibrida wijaya kusuma yang terdaftar di Epiphyllum Society of America (ESA). Jumlah itu belum termasuk wijaya kusuma di Belanda, Jerman, Swedia, dan Australia. Kini, 21 tahun kemudian, kolektor kusuma wijaya makin berkembang. Terdapat 6.500 anggota grup Epiphyllum Indonesia. Dari tangan para kolektor itu setidaknya 800 hibrida diimpor dari mancanegara.

“Mereka juga mulai aktif menyilangkan antarspesies maupun antarhibrida,” kata Yudi Rohmad. Hibrida yang populer di tanah air seperti california dream, incredible, dan fruhlingsgold. Menurut Yudi california dream cantik dengan warna merah muda dan berbunga besar. Sementara incredible berwarna merah muda juga dengan ukuran besar. Demikian pula fruhlinsgold yang cantik dengan warna kuning keemasan.

Wijaya kusuma ‘fruhlingsgold’.(foto: Yudi Rohmad)

Wijaya kusuma spesies seperti yang ditampilkan pada film Crazy Rich Asians hanya mekar semalam, begitu pagi tiba kelopak bunga layu. Spesies wijaya kusuma biasanya mekar serentak pada malam purnama. Ia hanya mekar satu malam. Waktunya pada dua hari sebelum hingga dua hari sesudah purnama, sekitar tanggal 13—17 bulan komariah. Kelopak bunga mekar sempurna tergantung pada terjadinya purnama alias full moon. Makin dini purnama terjadi, kian awal bunga mekar sempurna.

Musim mekar serentak umumnya pada awal musim hujan Oktober—November dan awal musim kemarau April—Mei. Pada wijaya kusuma hibrida, waktu mekar sempunanya lebih panjang dibandingkan dengan yang spesies. Bunga hibrida mekar rata-rata tiga malam tiga hari. “Kita dapat mengambil gambar siang dan malam. Jadi lebih puas mengeksplorasi keindahannya,” kata Yudi.

Menurut Yudi warna merah pada hibrida wijaya kusuma diturunkan dari indukan spesies Disocactus ackermannii dan Disocactus speciosus. Sementara itu menurunkan warna merah muda adalah Disocactus phyllanthoides a.k.a Deutsche Kaiserin. Varian warna merah dan merah muda itu bukan berasal dari Genus Epiphyllum. Dari tetua itulah lahirlah ratusan bahkan ribuan hibrida wijaya kusuma alias wiku. (Destika Cahyana)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img