Saturday, August 13, 2022

WTC Liga Lou han Indonesia 2008 Mutiara Ngejreng Modal Juara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Di balik gradasi warna merah dan kuning yang tegas di tubuh, penampilan mutiara ngejreng itu turut menjadi penentu kemenangan kemalau sebagai grand champion (GC) WTC Liga Lou han Indonesia 2008. Di tempat sama oranda jumbo menjadi terbaik pada WTC Cup Goldfish Competition 2008.

Tidak hanya bersinar, totol-totol putih mutiara itu bersih tanpa noda. ‘Penyebaran mutiaranya juga merata di seluruh tubuh,’ kata Budi Hartono, koordinator juri. Menurut Rennes Harjono, sang pemilik, tidak ada resep khusus untuk membuat mutiara klangenannya ngejreng. ‘Paling hanya rutin mengganti air saja setiap hari,’ kata hobiis dari Makassar, Sulawesi Selatan, itu.

Kampiun cencu A dan cinhua A yang menjadi lawan di babak final memang kalah jauh. ‘Mutiara cencu A menyebar rata, tapi warna dasar merah di tubuhnya terlalu dominan,’ ujar Tommy Adhi Prasetyo, juri dari Solo, Jawa Tengah. Sebab, merah dominan, corak kuning seakan lenyap dan hanya dijumpai di sekitar perut. Itu pun tampak samar-samar sehingga gradasi warna menjadi kabur.

Nasib sama dialami cinhua A. Meski gradasi warna mirip sang GC, tapi nongnong di kepala yang menjadi salah satu kriteria penilaian tampak kalah besar. ‘Kesan pertamanya jadi kurang mewah untuk lou han terbaik,’ ungkap Tommy. Mutiara di tubuh klangenan Elmer itu juga dinilai minus pada totol-totol mutiara di tubuh. Totol itu lebih terlihat seperti titik-titik kecil. Bandingkan dengan sang GC yang totolnya kecil tapi rapat sehingga terkesan besar.

Bergeser

Meski cinhua jawara kontes terdahulu milik Halley WS urung berlaga, persaingan kategori cinhua A tetap ketat. Dengan perolehan angka 200,55, klangenan Elmer sulit terkejar rival sekelasnya. Sementara persaingan memperebutkan posisi ke-2 terjadi antara klangenan Halley WS dan Audrey. Lou han milik Halley akhirnya menang setelah juri menilai ikan itu punya marking tegas memanjang dari pangkal ekor sampai sebagian tutup insang. ‘Markingnya istimewa,’ kata Waryadi.

Di kelas freemarking A, klangenan Halley WS bersaing keras dengan Elmer. Bermodal kelincahan, kepala nongnong yang istimewa, dan mutiara tegas, andalan Elmer didaulat menjadi pemenang. Namun, freemarking milik Halley bukan tidak cantik. Kelincahannya merespon pancingan juri menunjukkan kesehatannya. Sayang lou han sepanjang 27 cm itu dinyatakan kalah lantaran warna dan mutiaranya tak mampu mengungguli sang kampiun.

Para juri melihat pada lomba ini terjadi peningkatan kualitas ikan terutama di kelompok kelas B dan C. Kelas C untuk lou han berukuran kurang dari 16 cm itu umumnya dilombakan kategori cinhua. Namun, pada liga kali ini, kategori cencu juga dibuka kelas C. Liga yang diikuti 204 peserta itu mencatat Java Team sebagai juara umum setelah meraih 1.480 poin.

Maskoki

Di tempat sama juga berlangsung kontes maskoki tingkat pemula dan senior. Lomba tingkat senior yang diikuti 249 peserta menobatkan jawara kelas oranda jumbo milik Harsono Harjadi sebagai GC. ‘Meskipun bukan yang terbesar, tubuhnya proporsional,’ tutur Ir Fatono Wiredja, juri dari Bogor. Rival terkuat, juara ryukin jumbo, kalah lantaran kondisi tubuhnya dinilai kurang prima. Ia tampak sulit bergerak, hanya terdiam di sudut akuarium. ‘Penyebabnya, ikan itu peka terhadap perubahan kondisi air,’ tambah Fatono.

Di kategori topview, ranchu milik Henry Giap terpilih menjadi kampiun setelah mengalahkan 4 rivalnya. ‘Ikan itu sisiknya kekar meski sudah tua,’ ujar EJ Sauw Khim, juri dari Jakarta. Keunggulan itu mengandaskan ranchu andalan Bens Aquarium yang menempati posisi ke-2 dan ranchu andalan Sumenep Goldfi sh di peringkat ke-3. ‘Mereka kalah karena tidak lincah,’ tambah Sauw Khim.

Lomba itu menarik karena banyak debutan baru mengalahkan ikan-ikan yang sudah malang melintang merebut juara. Kampiun kelas open junior andalan Deming, misalnya, sukses merebut young champion. Sebagai pendatang baru ikan Deming menyingkirkan juara ranchu junior milik BOGOS, juara oranda junior kepunyaan Budiono Gunawan, dan kampiun ryukin senior milik EJ Sauw Khim. (A. Arie Raharjo)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img