Monday, November 28, 2022

Zodia Antikanker

Rekomendasi

Temuan terbaru Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor itu tentu menggembirakan dunia kesehatan. Soalnya senyawa itu kini sedang diteliti sebagai penghancur sel kanker.

 

Penemuan itu sejalan dengan laporan terbaru Journal Acta Pharmacol. Jurnal itu menyebutkan evodiamine juga ditemukan dalam tanaman wu-zhu-yu Evodia rutaecapa yang banyak tumbuh di Cina. Senyawa itu menumpas sel kanker dan tumor dengan 2 cara, yaitu menghancurkan dan kemudian mematikan. Sebelumnya di negeri Tirai Bambu itu wu-zhu-yu hanya digunakan sebagai ramuan sakit kepala dan disentri.

Untuk mengetahui keampuhan zodia Evodia suaveolens diperlukan riset lebih jauh. Penelitian di Indonesia saat ini masih terfokus pada penggunaan tanaman asli Papua itu sebagai antinyamuk demam berdarah. (Ir Agus Kardinan MS, peneliti Balittro)

Selamat Tinggal Ambeien

Sakit hebat menjelang buang air besar membuat jeri penderita wasir. Seringkali keluar otot berupa benjolan sebesar bola pingpong dari anus bagian dalam. Bekatul yang biasa menjadi pakan unggas bisa membebaskan penderita dari siksaan itu. Tiga sendok makan bekatul dan gula secukupnya diseduh seperti membuat kopi. Ramuan itu dikonsumsi 2 kali sehari, pagi dan sore.

Bila tubuh sudah beradaptasi dengan bekatul, dosis ditambah sampai sepiring cawan kecil sekali konsumsi. Kurang dari sebulan, benjolan mengecil dan hancur secara bertahap. Rasa nyeri pun sedikit demi sedikit berkurang dan hilang sama sekali. Terapi bahan pangan itu semakin efektif bila ia dikonsumsi bersama madu.

Pengobatan bekatul itu dikuatkan oleh sebuah situs kesehatan. Bekatul kaya akan serat dengan kandungan hemiselulosa yang tinggi. Senyawa itu di dalam kolon menyerap air sehingga volume tinja lebih besar dan waktu keluar lebih cepat. Hasilnya, kontak antara zat-zat iritatif dengan usus besar menjadi singkat.

(Syarifudin)

Batu Pemijat Kaki

Pijat refleksi telah lama dikenal dalam pengobatan Cina. Pusat-pusat saraf di telapak kaki dan bagian tubuh lain dipijat agar aliran darah lancar. Tubuh jadi segar dan bugar akibat sumbatan di pembuluh darah sirna.

Di Kendal, Jawa Tengah, prinsip pijat refleksi digunakan untuk merancang sebuah taman. Batu-batu dibuat menonjol sebagai tempat pejalan kaki menikmati keindahan taman dan kolam di salah satu sudutnya. Pengunjung yang ingin merasakan khasiat pijat alami itu harus rela melepas alas kaki.

Toh, rancangan taman itu tak kalah dengan showroom pijat refleksi di mal-mal di Jakarta. Awalnya pejalan kesakitan saat pertama kali menjejakkan kaki. Namun, lama kelamaan mereka terbiasa pusat sarafnya “digempur” batu-batu kali.***

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Jambu Mete, Komoditas Kelas Premium di Pasar Global

Trubus.id — Jambu mete menjadi salah satu komoditas kelas premium di pasar global. Bahkan, jambu mete merupakan produk kacang-kacangan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img