Trubus.id—Saat musim hujan petani cabai makin was-was. Musababnya cabai kerap terserang hama dan penyakit seperti patek atau antraknosa. Penyebab patek yakni cendawan (Colletotrichum capsici).
Ciri cabai terserang antraknosa adanya bercak hitam kecokelatan melingkar pada buah cabai. Buah busuk, mengering, lalu jatuh.
Antraknosa dapat menyerang tanaman sejak buah mulai terbentuk hingga panen. Cendawan penyebab antraknosa bisa terbawa oleh benih, percikan air, maupun alat semprot.
Pencegahan antraknosa dengan membersihkan lahan dan tanaman yang telanjur terserang agar penyakit tidak menyebar.
Anda dapat menutup pintu patek itu dengan melakukan perawatan intensif sejak penanaman. Berikut langkah-langkah cegah patek.
Cegah Antraknosa Cabai
Pembibitan
- Rendam benih dalam air hangat sekitar 500oC selama 30 menit kemudian tiriskan.
- Campurkan pupuk kandang matang dan tanah berbanding 2:1. Tambahkan 10 g fungisida mankozeb 80% dan 2 g insektisida karbofuran 3% per 25 kg media tanam. Aduk rata.
- Isi polibag 10 cm x 12 cm dengan 200 g media tanam. Tanam satu benih cabai per polibag.
- Susun polibag dalam sungkup persemaian. Campurkan 0,5 ml insektisida mengandung profenofos 500 g/l dan 0,5 g fungisida mengandung mankozeb 80% per liter air. Campuran larutan 500 ml cukup untuk sekali menyemprot 10.000 polibag bibit. Semprotkan setiap 6 hari sekali. Umur 25 hari, bibit siap pindah tanam.
Persiapan Lahan dan Penanaman
- Buat guludan selebar 1,2 m, tinggi 25 cm, jarak antarguludan 50 cm. Tebarkan pupuk kandang, aduk rata dengan tanah di guludan sebanyak 2 kg per tanaman. Seminggu kemudian, perbaiki guludan, pasang mulsa plastik hitam perak (MPHP), lalu buat lubang tanam diameter 10 cm. Jarak tanam 60 cm x 70 cm sebanyak 2 baris per mulsa.
- Campurkan pupuk Urea, KCl, dan SP-36 dengan perbandingan 1:2:2. Benamkan 30 g pupuk per lubang tanam. Tutup dengan lapisan tipis tanah. Diamkan 2—3 hari.
- Hari ke-4 tanam bibit beserta media lamanya. Siram tanaman setiap hari kecuali ketika hujan.
- Dua minggu setelah tanam, campurkan insektisida profenofos 500 g/l (selang-seling dengan deltametrin 25g/l) sebanyak 0,5 ml per liter air, fungisida mankozeb 80% sebanyak 0,5 g/liter air, dan pupuk daun lengkap 0,5 g/liter air. Larutan 14 liter dipakai untuk 500 tanaman.
- Sebulan setelah tanam, berikan pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 5 kg per 250 liter air. Kocorkan 250 ml per tanaman di sekeliling batang 2 minggu sekali. Pada umur ini, dosis pestisida dinaikkan menjadi 0,75 g atau 0,75 ml per liter. Umur 2 bulan, 1 g atau 1 ml per liter. Umur 3 bulan sampai 7 bulan, 1,5 g atau 1,5 ml per liter.
- Saat tanaman berumur 2,5 bulan, berikan NPK 15:15:18 dosis 5 kg per 250 liter air. Kocorkan 250 ml per tanaman di sekeliling batang 2 minggu sekali. Total 4 kali. Saat umur tanaman 3 bulan, tambahkan fungisida propineb 70% sebanyak 1 g/liter pada larutan pestisida atau disemprot tunggal seminggu 2 kali.***
