
TRUBUS — Tidak semua kefir berbahan dasar susu. Produsen kefir di Kota Cimahi, Jawa Barat, Teddy Cahya Setyadi, juga membuat kefir berbahan dasar air. Bibit kefir air berbeda dengan bibit kefir susu. “Nama lain kefir air, mikro alga atau tibicos,” kata Teddy. Kandungan kefir air pun tidak kalah dengan kefir susu. Setidaknya 5—40 mikroflora terkandung dalam kefir air.
Penelitian Miguel Monar dari Universidad San Fransisco de Quito, Ekuador, menyebutkan kandungan mikrob pada kefir air antara lain Leuconostoc holzapfelii, Leuconostoc pseudomesenteroides, dan Saccharomyces cerevisiae. Cita rasa kefir air yaitu masam, segar, dan bersoda. Membuat kefir air hampir sama dengan kefir susu. Kefir susu memasukkan bibit pada susu, sedangkan kefir air memasukkan bibit pada campuran air, gula, kismis, kurma, dan irisan lemon.
Kefir nonsusu lainnya berbahan dasar kelapa. Menurut ahli nutrisi dan pengobatan holistik di Jakarta, Susan Hartono, M.Sc., C.Ht., bibit kefir kelapa umumnya untuk bahan dasar bening atau nondairy grain. Artinya, bibit berbeda dengan bibit kefir susu. Kefir kelapa antara lain mengandung potasium, sodium, klorida, kalsium, dan magnesium. Mineral itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan memenuhi kebutuhan mineral tubuh. (Muhamad Fajar Ramadhan)
