Trubus.id — Institut Pertanian Bogor (IPB) merilis alat ukur kualitas air dan suplai oksigen pada kolam atau bak ikan. Alat ini berguna untuk memberikan suplai oksigen ke dalam kolam atau bak ikan yang disertai dengan monitoring kekeruhan, Ph, reduksi oksigen, dan suhu bak.
Ridwan Siskandar, S.Si., salah seorang dosen yang meneliti inovasi alat ini, mengatakan, kehadiran alat diharapkan dapat membantu dalam proses budidaya ikan di bak atau kolam sehingga akan mengurangi kerugian akibat kematian ikan di kolam karena kekurangan oksigen.
Dr. Wiyoto, dosen sekaligus anggota tim peneliti, menambahkan, alat ini juga akan mengaktivasikan suplai oksigen dari aerator. Selain itu, alat ini dikemas dengan perkembangan teknologi yang dapat diakses dalam sebuah website.
“Pengguna juga akan dipermudah dengan notifikasi yang muncul untuk memberitahukan status dari bak ikan yang dipasangi alat ini,” kata Wiyoto, dilansir dari laman IPB University.
Sesar Husen Santosa, S.T.P., anggota tim lainnya, menyampaikan, pengembangan alat pengukuran kualitas air dan suplai oksigen berbasis teknologi Internet of Things ini harus didukung oleh kebijakan manajemen dan kemampuan sumber daya manusia di farm. Hal ini agar dapat diaplikasikan dengan optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas.
Sementara itu, Agung Prayudha Hidayat, S.T., M.T., yang juga anggota tim peneliti, menjelaskan, alat ini juga dapat mendukung keberhasilan produksi ikan hias. Alat ini dapat memberikan informasi dengan cepat terkait kualitas air dan oksigen di dalam akuarium.
“Sehingga manajemen farm dapat menjaga perlakuan yang sesuai untuk pengembangbiakan ikan hias,” papar Agung.
Menanggapi hal tersebut, Giri Maruto, S.Si., M.Si. pemilik CV Bogorian Aquatic Fams, mengatakan, alat ini akan sangat membantu guna efisiensi dalam menjaga ekosistem ikan di kolam. Ia menilai dengan adanya alat ini, kebutuhan oksigen ikan akan terpenuhi.
Tim peneliti alat ukur kualitas air dan suplai oksigen pada kolam atau bak ikan terdiri atas dosen dan mahasiswa. Untuk dari kalangan dosen di antaranya Ridwan Siskandar, S.Si., M.Si., Dr. Wiyoto, Sesar Husen Santosa, S.T.P., M.M., dan Agung Prayudha Hidayat, S.T., M.T.
Sementara itu, untuk tim mahasiswa terdiri atas Muhammad Danang Mukti Darmawan, Fiqri Nurfadillah, Muhammad Ridzky Fadhlurrahman, Firdayanti, Nanda Octavia, Rizhan Cahyadi, dan Muhammad Farhan Syamsudin.
