Saturday, April 13, 2024

Hari peduli sampah nasional (HPSN) 2024 Usung Tema Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Hari peduli sampah nasional (HPSN) jatuh setiap 21 Februari. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusung tema HPSN 2024 “Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif”.

Sampah plastik masih menjadi persoalan serius hingga menjadi isu global. Sebab sifatnya transnasional dan lintas batas. Berdasarkan United Nations Environment Programme (UNEP), jika tidak ada upaya pencegahan jumlah sampah plastik yang masuk pada ekosistem akuatik meningkat hampir tiga kali lipat pada 2040.

Jumlah polusi plastik sekitar 9—14 juta ton pada 2016 dan berpotensi menjadi 23—27 jutan ton pada 2040. Maka ancaman polusi plastik menjadi isu global dengan disepakatinya united nations environment assembly (UNEA) Resolution 5/14 End Plastic Pollution: Towards Internasional Legally Binding Instrument.

Resolusi 5/14 memberi mandat kepada UNEP Executive Director untuk melaksanakan intergovernmental negotiating committee (INC) untuk menyusun international legally binding instrument (ILBI) on plastic pollution, including in the marine environment.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, pada siaran pers KLHK menuturkan HPSN 2024, momentum memperkuat posisi Pemerintah Indonesia di ILBI on plastic pollution dan kesiapan dalam melaksanakan komitmen Zero Waste Zero Emission 2050.

“Peringatan HPSN 2024 diselenggarakan selama Bulan Februari dan Maret 2024 dan disebut sebagai Bulan Peduli Sampah Nasional 2024. Hari ini kita me-launching Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024, sebagai usaha bersama untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah,” ucap Rosa Vivien (6/02) pada siaran pers KLHK.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa HPSN 2024 juga sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, sebagai manifestasi prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yang memaduserasikan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Sehingga diharapkan kita dapat mengatasi polusi plastik dengan cara produktif.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Rawat Si Engkong : Durian Tua Berumur 100 Tahun

Trubus.id— Pohon durian setinggi 40 m itu berdiri kokoh di lokasi penanaman durian populer seperti super tembaga, bawor, musang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img