Monday, December 15, 2025

Kebun Raya Hadirkan Edukasi dan Konservasi di FLOII Expo 2025

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id-Kebun Raya kembali hadir dalam gelaran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 yang berlangsung pada 23–26 Oktober 2025. Tahun ini menjadi partisipasi keempat Kebun Raya dalam pameran tanaman hias berskala internasional tersebut. Dalam kesempatan ini, Kebun Raya membawa pesan penting tentang konservasi dan edukasi, sekaligus memperkenalkan beragam kelas interaktif yang terbuka bagi pengunjung.

FLOII Expo dikenal sebagai pameran tanaman hias pertama dan terbesar di Indonesia dengan skala internasional. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya para pengusaha, pecinta, dan penggemar tanaman hias dari seluruh nusantara. Tidak hanya menjadi tempat transaksi dan temu bisnis, FLOII juga berperan sebagai wadah pembentukan ekosistem industri tanaman hias yang berkelanjutan. Melalui ajang ini, para pelaku usaha diajak untuk tumbuh bersama, memperkuat jaringan, dan membawa industri tanaman hias Indonesia menuju panggung global.

Kebun Raya yang berada di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan PT Mitra Natura Raya (KebunRaya.id) dalam kemitraan layanan publik sejak 1 Januari 2020. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis yang memungkinkan BRIN berfokus pada riset dan konservasi tumbuhan, sementara KebunRaya.id menjalankan peran layanan publik yang selaras dengan visi edukasi dan konservasi lingkungan. Melalui kerja sama ini, pesan pelestarian alam dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih populer dan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Eksistensi Kebun Raya dalam FLOII Expo 2025 ini merupakan komitmen kami dalam menjaga konservasi alam dan lingkungan. Selain itu, keterlibatan kami juga bertujuan memperkenalkan berbagai jenis tumbuhan melalui kelas edukasi yang kami tampilkan selama acara,” ujar Marga Anggrianto, Managing Director PT Mitra Natura Raya.

Dalam FLOII Expo tahun ini, Kebun Raya yang mengelola empat kebun besar—Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali—menghadirkan satu booth estetik yang menampilkan tema “Evolusi Tumbuhan.” Lewat tema ini, pengunjung diajak menelusuri perjalanan panjang kehidupan hijau di bumi, dimulai dari air sebagai sumber kehidupan. Dari samudra purba miliaran tahun lalu muncul organisme pertama yang mampu berfotosintesis, berevolusi menjadi ganggang hijau, lumut yang berani tumbuh di bebatuan lembap, hingga paku-pakuan yang menjulang di udara. Perjalanan panjang ini berlanjut dengan munculnya tumbuhan berbiji yang mampu beradaptasi dan menyebarkan keturunan lewat angin, air, dan hewan. Semua kisah itu menggambarkan perjuangan tumbuhan untuk bertahan, beradaptasi, dan menaklukkan daratan—kisah tentang air, waktu, dan daya hidup yang abadi.

Selain menampilkan kisah evolusi tumbuhan, Kebun Raya juga menggelar beragam kelas edukasi langsung di lokasi selama pameran. Kelas on the spot ini berlangsung setiap hari pada 23–26 Oktober 2025, mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB dengan total sebelas sesi per hari. Pengunjung dapat memilih kelas sesuai minat, mulai dari Kelas Oshibana, Aklimatisasi Anggrek, dan Ecoprint dari Kebun Raya Bogor; Kelas Tabulampot Stroberi, Kokedama Aroids, dan Kokedama Karakter (Kaktus) dari Kebun Raya Cibodas; hingga Kelas Mounting Platycerium serta Terrarium Kaktus & Sukulen dari Kebun Raya Purwodadi.

Tak hanya itu, Kebun Raya juga menghadirkan kelas edukasi on the stage yang dilaksanakan dengan kapasitas terbatas, hanya sepuluh peserta per sesi. Kelas Oshibana dari Kebun Raya Bogor akan digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 14.30–15.30 WIB. Keesokan harinya, Jumat, 24 Oktober 2025, hadir Kelas Ecoprint dari Kebun Raya Bogor dan Cibodas pukul 14.30–15.30 WIB. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 13.00–14.00 WIB, pengunjung dapat mengikuti Kelas Mounting Platycerium dari Kebun Raya Purwodadi, sedangkan pada Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 13.45–14.45 WIB akan digelar Kelas Kokedama Anggrek dari Kebun Raya Cibodas.

Rangkaian edukasi tersebut semakin lengkap dengan dua sesi talkshow bertema flora nusantara. Talkshow pertama berjudul “Nepenthes Dataran Tinggi” digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025 pukul 13.00–13.45 WIB menghadirkan Junaedi, West Deputy of Horticulture Kebun Raya, dan Hadhiyyah N. Cahyono, East Deputy of Horticulture Kebun Raya. Sementara talkshow kedua bertajuk “Hoya Nusantara: Tumbuhan Asli Indonesia yang Mendunia” diadakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 14.00–15.00 WIB dengan narasumber Saniyatun M. Solihah, Supervisor Pengembangan Konservasi, serta Afrizal Ilham, Supervisor Rumah Kaca Non Koleksi Kebun Raya.

Melalui keikutsertaannya di FLOII Expo 2025, Kebun Raya berupaya menjadikan pameran ini sebagai wadah edukatif yang menginspirasi masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan flora Indonesia. Dengan pendekatan yang informatif sekaligus interaktif, Kebun Raya terus meneguhkan perannya sebagai ruang belajar hidup yang menghubungkan manusia dengan alam.

Artikel Terbaru

Dari Rak Depan Rumah ke Pasar Nusantara: Gallery Aglaonema Bertumbuh Bersama Konektivitas Indosat IM3

Rini Nurulita tidak menyangka hobi menanam tanaman hias aglaonema saat pandemi Covid-19 pada 2020, menjadi ladang pendapatan baru. Sebelum...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img