Kolagen Kulit Kambing dan Domba Berpotensi Turunkan Tekanan Darah

Rekomendasi
- Advertisement -

Kulit kambing dan domba tidak hanya bernilai sebagai bahan baku penyamakan kulit. Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap potensi kolagen dari kedua jenis kulit tersebut untuk diolah menjadi oligopeptida yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antihipertensi.

Guru Besar Fakultas Peternakan UGM bidang teknologi hasil ternak, Prof. Yuny Erwanto, mengatakan kolagen yang diisolasi dari kulit kambing dan domba dapat menghasilkan oligopeptida dengan kemampuan menghambat kerja enzim yang berkaitan dengan peningkatan tekanan darah. “Kolagen yang diisolasi dari kulit kambing dan domba dapat menghasilkan oligopeptida yang mempunyai kemampuan sebagai agen antihipertensi dan antioksidan,” ujar Yuny pada 29 Agustus 2026.

Menurut Yuny, kulit kambing dan domba dipilih karena kedua ternak tersebut banyak dikonsumsi masyarakat sebagai sumber daging. Selama ini, kulit lebih banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri penyamakan sehingga pengolahannya menjadi sumber kolagen berpotensi memberikan nilai tambah bagi usaha pemotongan kambing dan domba.

Untuk memperoleh oligopeptida, kolagen dari kulit kambing dan domba diisolasi menggunakan sejumlah metode. Kolagen selanjutnya dihidrolisis menggunakan enzim pencernaan manusia sehingga menghasilkan rantai peptida yang lebih pendek.

Oligopeptida tersebut berpotensi menghambat aktivitas Angiotensin Converting Enzyme (ACE). Enzim itu berperan mengubah angiotensin I menjadi angiotensin II yang dapat memicu peningkatan tekanan darah. Dengan menghambat aktivitas ACE, oligopeptida berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

Yuny menyebut pemurnian kolagen menjadi oligopeptida memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan alami dalam mendukung pengelolaan tekanan darah tinggi. Selain aktivitas antihipertensi, senyawa hasil hidrolisis kolagen tersebut juga menunjukkan potensi sebagai antioksidan.

Potensi kolagen kulit kambing dan domba itu turut dipaparkan Yuny dalam The 2026 International Symposium on Functional Foods and Health Promotion yang berlangsung pada 25–26 Agustus 2026 di Jining Medical University, Jining, Provinsi Shandong, China.

Dalam kegiatan tersebut, Yuny hadir sebagai pembicara utama. Guru Besar Farmasi UGM Prof. Abdul Rohman juga menyampaikan materi mengenai pengembangan metode analisis untuk autentifikasi pangan.

Setelah simposium, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama, termasuk rencana pengembangan laboratorium deteksi halal di Jining Medical University. Pengembangan fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung perluasan pasar produk pertanian dan peternakan dari Provinsi Shandong.

Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-ungkap-potensi-kolagen-kulit-kambing-dan-domba-untuk-antioksidan-dan-penurun-tensi/

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Ekspor Kakao Indonesia Tembus US$3,6 Miliar, Produk Olahan Makin Dominan

Trubus.id — Indonesia terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kakao dan kelapa sawit untuk memperkuat daya saing di pasar...

More Articles Like This