Saturday, December 3, 2022

Produsen Benih Bawang Putih Varietas Sangga Sembalun Diminta Jaga Kualitas

Rekomendasi

Trubus.id — Direktorat Jenderal Hortikultura terus mendorong peningkatan produksi bawang putih. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjamin ketersediaan dan kualitas benih bawang putih bermutu.

Salah satu sentra benih bawang putih di Indonesia ada di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Masyarakat di wilayah ini sudah terbiasa menanam bawang putih sejak dahulu.

Prihasto Setyanto, Direktur Jenderal Hortikultura, mengimbau terhadap produsen benih bawang putih di Sembalun untuk tetap menjaga kualitas dan produktivitas benih. Tujuannya, agar bisa menunjang kebutuhan benih nasional.

“Kami berharap para penangkar benih bawang putih di Sembalun agar tetap menjaga kualitas dan produktivitas benih guna menunjang kebutuhan benih nasional. Dalam hal ini peran BPSB dalam mengawas dan mengawal sertifikasi benih penangkar sangat menentukan,” tutur Prihasto sebagaimana dikutip dari laman Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Sri Wijayaningsih, Kepala BPSB Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengaku, secara rutin dan kontinu telah melakukan pembinaan terhadap penangkar dan calon penangkar benih bawang putih, khususnya di Sembalun.

Upaya tersebut dengan melibatkan Pengawas Benih Tanaman (PBT) di wilayah setempat untuk melakukan pemeriksaan dan sertifikasi benih.

PBT mendampingi setiap tahapan proses sertifikasi terhadap calon benih bawang putih yang diproduksi oleh penangkar, dimulai dari permohonan sertifikasi, pemeriksaan pendahuluan sebelum tanam, pemeriksaan pertanaman pertama pada umur 40–50 hari setelah tanam (HST), pemeriksaan pertanaman kedua pada fase menjelang panen, dan pemeriksaan mutu umbi di gudang.

Lebih lanjut, menurut Sri, ketersediaan benih bawang putih di Sembalun cukup banyak. Ketersediaan benih itu mampu mencukupi kebutuhan benih lokal dan menyuplai kebutuhan benih dari provinsi lain.

“Ada sekitar 43 penangkar benih bawang putih yang kita bina,” kata Sri.

Sri mengatakan, mayoritas penangkar menanam benih varietas sangga sembalun. Varietas ini dipilih karena dinilai telah menjadi unggulan nasional dari Sembalun dan memiliki daya adaptasi yang optimal di wilayah Sembalun.

Sangga sembalun dapat ditanam di dataran tinggi, dengan umur panen 105–110 HST. Produktivitas sangga sembalun sebesar 8,75 ton per hektare umbi kering.

Egy Prisma, penangkar sekaligus Ketua Kelompok Tani Pusuk Pujata, mengatakan, saat ini memiliki stok benih bawang putih varietas sangga sembalun sebanyak 16 ton kelas benih sebar (BR) dan 8 ton kelas benih pokok (BP). Selain itu, ada juga stok benih bawang putih varietas lumbu putih sebanyak 14 ton kelas benih sebar (BR).

“Kami sedang menunggu pemeriksaan mutu umbi di gudang dan penerbitan sertifikat benih,” jelasnya.

Saat ini, imbuhnya, calon benih tersebut sudah memperlihatkan munculnya tunas rata-rata 60–75 % dari tinggi siung. Diperkirakan, benih tersebut siap salur pada pertengahan September 2022.

Egy bersama anggota kelompoknya yang lain berkomitmen untuk terus menjaga kualitas benih bawang putih dan berpedoman pada aturan perbenihan dalam hal penyediaan benih. Bersama kelompoknya selalu melakukan sertifikasi terhadap benih-benih yang dihasilkan.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img