Sunday, January 25, 2026

Teknologi Pengubah Suara Dokter Menjadi Laporan Medis

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuat teknologi pengubah suara dokter menjadi laporan medis. Teknologi itu diberi nama Sistem Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis (SPWPM) sebagai implementasi dari Automatic Speech Regocnition (ASR).

Tentunya dengan kehadiran teknologi ini dapat mempermudah kerja para tenaga medis di rumah sakit. Dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit akan menikmati fasilitas pencatatan medis yang efektif dan efisien secara elektronik.

Mereka tidak perlu lagi membuat laporan manual terhadap diagnosis pasien untuk keperluan rekam medis (medical record). Sebab, pada praktiknya, hal itu memakan waktu lebih banyak para tenaga medis dan menyebabkan pelayanan kepada para pasien menjadi lebih lama.

“Sistem ini berguna untuk membantu para dokter menulis laporan diagnosa bersamaan dengan pemeriksaan pemberian konsultasi kepada pasien secara langsung,” kata Budi Prawara, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN, dikutip dari laman Indonesia.go.id.

Menggunakan teknologi SPWPM, para tenaga medis seperti dokter bisa memberikan keterangan verbal yang kemudian secara langsung dikonversikan menjadi data atau laporan tertulis kepada pusat data medis di rumah sakit.

Pencatatan rekam medis akan menjadi jauh lebih cepat dan mudah dengan dukungan teknologi ASR yang mampu menjalankan seluruh prosesnya secara otomatis.

SPWPM diciptakan oleh tim perekayasa Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber BRIN bekerja sama dengan mitra swasta, yakni PT Dua Empat Tujuh (Solusi247) dan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Asril Jarin, Koordinator Periset BRIN, mengatakan, teknologi ini berada di layanan backend.

“Bisa memberikan layanan kepada banyak aplikasi yang diterapkan di rumah sakit. Misalnya laporan bedah, laporan diagnosa, tindakan medis yang dicatat secara elekronik,” papar Asril.  

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img