Trubus.id — Potensi peluang agribisnis anggrek masih sangat prospektif. Oleh karena itu, peneliti anggrek dan pegiat ATP Orchid Nursery Universitas Jember, Parawinta Dewanti bersama kolega tengah mengembangkan teknologi TILCS (Temporary Immersion Liquid Culture System) untuk memperpendek waktu budidaya anggrek.
Dikutip dari laman Universitas Jember, Parawinta mengatakan, dengan teknologi TILCS yang menggunakan kultur cair, pertumbuhan anggrek lebih cepat 4 bulan dibanding cara biasa.
Aklitimasi anggrek juga lebih cepat mengingat anggrek muda bisa menjalani proses aklitimasi pada usia 6 hingga 8 bulan. Sementara itu, dengan cara biasa, baru bisa aklitimasi pada usia 10 sampai 12 bulan.
“Kami juga mengembangkan dan memproduksi penyimpanan benih sintetik anggrek. Caranya benih buatan yang embrionya berasal dari kultur jaringan, kemudian dienkapsulasi dengan alginat yang diperkaya dengan nutrisi dan hormon sehingga bentuknya seperti benih. Penyimpanan benih sintetik anggrek selain aman juga praktis,” tutur Parawinta Dewanti yang juga dosen di Fakultas Pertanian.
Sementara itu, Usmadi, Ketua UPT Agrotechnopark, menambahkan, anggrek berpotensi menjadi bisnis yang menjanjikan mengingat harganya relatif stabil dibanding komoditas pertanian lainnya.
Perawatannya pun mudah mengingat anggrek cocok di iklim tropis Indonesia. Anggrek juga memiliki kekhasan pada warna bunga, bentuk, dan bunga yang tahan lama. Indonesia mempunyai banyak varietas anggrek asli yang menjadi sumber genetik yang tidak dimiliki negara lain. Anggrek asli Indonesia ini berpotensi diekspor ke luar negeri.
“Saat ini angrek Dendrobium, Catleya, Vanda, Oncidium dan Phalaenopsis atau anggrek bulan yang banyak diminati masyarakat,” kata Usmadi.
Harga anggrek juga relatif stabil pada kisaran bibit per botol mulai Rp75 ribu, seedling atau bibit di harga Rp10 ribu hingga Rp50 ribu. Anggrek remaja dihargai Rp50 ribu hingga Rp200 ribu bergantung pada kondisinya. Anggrek yang sudah berbunga harganya mulai Rp250 ribu bahkan lebih.
Wadah unit bisnis ATP Orchid Nursery saat ini menjadi showroom produk unggulan tanaman anggrek berupa seedling botolan, bibit anggrek, tanaman remaja, hingga tanaman dewasa berbunga.
Sebagai unit bisnis yang mencoba merambah semua tingkatan konsumen, ATP Orchid Nursery membuka sarana pemasaran seperti offline, pembelian on the spot, melalui marketplace, juga adanya sinergi dengan open reseller dan mitra binaan. Sinergi juga dilakukan bersama para mitra dari nurseri anggrek besar di luar Jember.
