Trubus.id— Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan tim ke lokasi yang diduga dilewati oleh harimau sumatra. Kabid Teknis BBKSDA Riau, Mahfudz mengatakan, penurunan tim setelah menerima laporan dari Kepala Desa Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
“Tadi tim mendatangi lokasi menindaklanjuti informasi dari Kepala Desa Temusai terkait warga bertemu satwa harimau sumatra di kebun sawit warga,” kata Mahfud, dilansir dari laman resmi infopublik.id.
Lebih lanjut, Mahfudz mengatakan saat tiba di lokasi tim langsung berkoordinasi dengan pihak Desa Temusai, Kepala dusun, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat.
Setelah berkoordinasi, tim bersama aparat desa langsung melakukan pengembangan ke lokasi, di mana warga melihat harimau. “Hasil pengukuran di lokasi tim menemukan jejak satwa diduga harimau sumatra ukuran 7 cm,” jelas Mahfudz.
Untuk memantau pergerakan harimau sumatra, tim langsung melakukan pemasangan camera trap di lokasi. Mahfud juga meminta warga setempat untuk memberikan informasi jika ada yang melihat harimau berkeliaran.
“Tim mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas, tidak beraktivitas di jam aktif satwa harimau sumatra dan memberi informasi kepada petugas BBKSDA Riau terkait perkembangan lebih lanjut di lapangan,” ujar Mahfudz.
Tim BKSDA diturunkan ke lokasi setelah mendapat laporan dari kepala desa setempat, setelah petugas Bhabinkamtibmas mendapat laporan pemilik kebun bahwa pemanen sawit bernama Nasrun melihat harimau saat akan ke kebun, pada Sabtu (8/7).
Saksi yang saat itu menggunakan motor mengaku melihat harimau sumatra sedang terbaring di tengah jalan menuju kebun untuk memanen sawit. Karena takut menjadi mangsa, saksi kemudian berbalik arah dan mengadukan apa yang dilihatnya kepada Sugeng pemilik kebun sawit.
