Trubus.id — Masyarakat kota dapat menjadikan begonia sebagai tanaman hias penghias ruangan. Bisa juga meletakkannya di teras rumah dengan sinar matahari minim atau dijadikan tanaman gantung. Selain memperindah ruangan atau desain rumah, perawatan begonia pun tergolong mudah.
Menurut Ida Widaningsih, General Manager PT Bina Usaha Flora, begonia menyukai tempat-tempat teduh. Mereka hidup sentosa di lingkungan yang tidak terlalu panas, pun tidak basah.
Jika terlalu banyak menyimpan air, tanaman begonia mudah terserang penyakit. Di sisi lain jika terlampau kering, pertumbuhan tanaman terhambat. Oleh karena itu, ia menanam begonia di media campuran serbuk sabut kelapa atau cocopeat dan kompos dengan perbandingan sama.
Media tanam itu membuat begonia betah karena media tetap basah, tidak berlebihan menyimpan air.
Menurutnya, selama syarat hidup begonia terpenuhi, tanaman akan memberikan penampilan terbaiknya.
“Ciptakan tempat tumbuh yang disukai begonia yakni teduh dan lembap,” katanya.
Cegah serangan hama
Begonia memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap serangan hama dan penyakit. Hama yang kerap terlihat mengganggu begonia adalah ulat dan tungau. Untuk menghalau ulat, pehobi bisa menyemprotkan insektisida berbahan aktif abamektin. Sementara itu, untuk mengusir tungau, semprotkan insektisida berbahan aktif imidakloprid.
Ida mengatakan untuk dosis dan frekuensi semprot, baik untuk penanggulangan ulat maupun tungau sama saja. Larutkan 0,5–1 cc insektisida dalam tangki berkapasitas 17 liter air, aduk, lalu semprotkan larutan itu setiap pekan.
Adapun penyakit yang kerap dijumpai adalah busuk batang dan daun. Ciri adanya serangan yakni terdapat bintik-bintik putih di permukaan bawah daun. Bila dibiarkan, lambat laun batang dan daun akan lodoh.
Pehobi bisa membuang bagian tanaman yang terinfeksi jika persentase serangan masih sedikit. Untuk menangkal serangan, pehobi bisa menggunakan pestisida berbahan aktif mankozeb berkonsentrasi 0,5–1 cc yang dilarutkan dalam tangki berkapasitas 17 liter. Semprotkan larutan itu dua kali dalam sepekan ke seluruh bagian tanaman.
