Wednesday, January 28, 2026

Cara Jitu Atasi Penggerek Batang pada Jagung

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Hama penggerek batang musuh utama petani jagung. Jika tidak dikendalikan, kerugian mencapai 80% dari hasil panen. Serangan (Ostrinia furnacalis) itu juga tak kenal musim. Musim kemarau maupun hujan sama ganasnya.

Gejala serangan hama penggerek batang, munculnya lubang kecil di daun, lubang gorokan di batang, bunga jantan atau pangkal tongkol. Batang dan bunga jantan menjadi mudah patah.

Salah satu strategi mencegah serangan penggerek batang yaitu dengan pemangkasa bunga jantan. Itu dilakukan saat bakal buah muncul di ruas batang. Pendam bunga jantan agar tak menjadi inang hama.

Cara itu hasil penelitian periset dari Fakultas Pertanian, Universitas Patimura, Ambon, Maluku, John Alfred Patty. Ia meriset pengendalian hama ganas itu pada 720 tanaman jagung dengan empat perlakuan.

Selain memangkas bunga jantan, perlakuan lain dengan penyemprotan insektisida nabati berbahan ekstrak biji bitung (Baringtonia asiata) saat jagung berumur 7 hari setelah tanam. Konsentrasi 50 cc per liter.

Penyemprotan setiap 7 hari sekali hingga sepekan sebelum panen. Biji pohon anggota famili Lecythidaceae itu mengandung senyawa aktif saponin dan triterpenoid. Senyawa itu mampu mengontrol populasi penggerek batang hingga 40% karena menjadi racun perut hama penggerek batang.

Perlakuan selanjutnya, menyemprotkan insektisida kimia berbahan aktif deltamethrin 25 g per liter. Penyemprotan saat jagung berumur 7 hari dengan konsentrasi 1 cc per liter setiap 7 hari hingga 2 pekan sebelum panen.

Cara lain dengan menaburkan pupuk Urea saat tanaman berumur 21 hari dan memberikan pupuk NPK saat tanaman berumur 49 hari masing-masing berdosis 10 g per tanaman. Pemberian pupuk itu berguna untuk meningkatkan “kekebalan” tanaman jagung sehingga tak mudah diserang hama.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img