Trubus.id—Anda penggemar sirsak? Jangan buang bijinya bila Anda menikmati buah berduri lunak itu. Sirsak tak hanya kaya kandungan vitamin A,B, dan C. Bagian biji pun masih dapat dimanfaatkan sebagai penumpas hama Crocidolomia binotalis (ulat perusak daun) pada tanaman kubis dan sawi. Artinya Anda dapat membuat ramuan insektisida sirsak.
Biji sirsak mengandung senyawa annonain dan 42% minyak. Selain itu bersifat biodegradable, mudah terurai di alam. Kelebihannya karena insektisida sirsak aman bagi lingkungan. Anda tak perlu risau akan cemaran residunya.
Bagian lain yang bermanfaat sebagai insektisida nabati adalah daun. Untuk mengatasi serangan belalang dan ulat membandel misalnya, Anda dapat menumbuk 50 helai daun sirsak dan segenggam tambakau. Aduk hasil tumbukkan dalam 20 liter air dan campurkan 20 g deterjen. Setelah diendapkan semalam, saring ramuan tersebut dan siap semprot.
Untuk wereng cokelat Nilaparvata lugens yang menyerang padi. Anda dapat menumbuk segenggam daun sirsak, segenggam daun jeringau, dan 20 siung bawang putih. Campurkan 20 g deterjen dan endapkan 2 malam. Satu liter hasil saringan dilarutkan dalam 15 liter air bersih.
Formula itu dimanfaatkan untuk menyemprot brown planthopper alias wereng cokelat. Sementara pada thrips Thrips parvispinus yang suka mengusik anggota keluarga Solanaceae atau kentang-kentangan juga bakal ngacir disemprot ramuan daun sirsak.
Untuk mengatasi serangan thrips, semprotkan hasil tumbukan 50—100 daun sirsak yang diencerkan pada 5 liter air. Sebelumnya ramuan itu akan diendapkan samalam baru disaring dengan kain halus. Satu liter hasil saringan diencerkan dalam 10 liter air.
Kunci Penyemprotan Insektisida Tanaman Sirsak
- Dalam pembuatannya perlu diendapkan beberapa malam. Agar zat-zat yang terkandung dalam tanaman itu keluar. Lama perendaman minimal 24 jam. Paling lama 7 hari insektisida nabati itu harus diaplikasikan.
- Deterjen dalam pestisida berfungsi sebagai larutan penyangga. Fungsinya untuk memperceat proses bercampurnya bahan yang dikandung tanaan dengan air. Larutan penyangga yang lebih bagus yakni teepol. Mempercepat pencampuran bahan.
- Penyaringan insektisida nabati jelas perlu sebab bahan bakunya material padat.
- Penyemprotan baiknya pada pagi atau sore hari. Sebab insektisida nabati cepat terdegradasi oleh sinar ultraviolet dan suhu tinggi. Ketika musim hujan tiba penyemprotan tetap dapat dilakukan. Namun, sebaiknya tambahkan perekat alami agar insektisida tetap menempel kuat.
