Trubus.id—Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) menyerahkan Tanda daftar Varietas (TDV) anggur pada Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Jawa Barat (04/10/2024).
Direktur Buah dan Florikultura Kementan, Liferdi Lukman dalam sambutannya menuturkan bahwa pendaftaran varietas lokal sudah sejalan dengan program yang dicanangkan Menteri Pertanian.
“Sangat optimis itu juga keinginan kita semua bahwa suatu saat kita bisa mencapai swasembada anggur di wilayah Jawa Barat dan Nasional,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa usai pendaftaran varietas tersebut akan segera rilis dan dipublikasi melalui Direktorat Jenderal Hortikultura.

“Upaya eksplorasi dan pendaftaran varietas lokal mesti menjadi fokus kerja sama antara Dinas Pertanian, BRIN, BSIP Jawa Barat maupun BP3MBTP (Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian (BP3MBTP),” ujar Liferdi saat menghadiri Gelar Penyerahan Tanda Daftar Varietas Anggur 2024 di Firizco. Bandung, Jawa Barat.
Tujuan pendaftaran varietas itu untuk kepentingan pengumpulan data mengenai varietas lokal, varietas yang dilepas, dan varietas hasil pemuliaan yang tidak dilepas, serta data mengenai hubungan hukum antara varietas yang bersangkutan dengan pemilik dan atau pengguna.
Ketua 3 DPP ASPAI Roni Firmansyah menuturkan terdapat beberapa varian anggur yang tengah dalam proses pendaftaran. Beberapa varian sudah diajukan ke DPP oleh DPD untuk pendaftaran itu.
Ia menuturkan data varian yang sedang dalam proses pelepasan dan proses pendaftaran (sertifikasi) seperti Angelica, Tamaki, Urum, Akademik, Heliodor, Trans, Gozv, Cerny Kristal. Dixon, Furoda dan Asya.
Sementara data varian yang diajukan resmi dengan surat permohonan ke DPP yakni Basanti, Anuta, Livia, Jubile, Victor, Red Rose, Memory of Smelev, Julian, dan Everest.
Ia menuturkan secara nasional saat ini yang sudah mengajukan untuk sertifikasi terdapat 15 varietas dan 7 varietas yang sudah resmi terdaftar.
Sebagai informasi, tanda daftar varietas tanaman hortikultura dapat dicabut jika deskripsi varietas tidak sesuai dengan performa tanaman. Misalnya varietas tersebut menyebarkan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) baru yang berbahaya dan varietas itu menyebabkan kerusakan lingkungan.
