Tanam Serentak Kelapa, Dorong Produktivitas dan Hilirisasi Perkebunan

Rekomendasi

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan penanaman kelapa seluas 10 hektar di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/7) itu merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak Komoditas Perkebunan.

Melansir dari laman Direktorat Jenderal Perkebunan, gerakan tersebut dilaksanakan serentak di 31 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan mempercepat hilirisasi komoditas perkebunan sekaligus meningkatkan produktivitas nasional.

Pada kegiatan itu, penanaman dilakukan menggunakan benih kelapa unggul bantuan pemerintah. Sejumlah pihak turut hadir, antara lain perwakilan BRMP Banten, dinas pertanian provinsi dan kabupaten, serta kelompok tani Sinar Tani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk meningkatkan produktivitas, hilirisasi, dan pemberdayaan petani.

“Tanam serentak ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong peningkatan produksi nasional,” ujar Amran. Ia juga meminta seluruh jajaran memastikan lahan yang dialokasikan benar-benar ditanami dan dipantau.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi. Menurutnya, gerakan tersebut penting untuk mendukung hilirisasi dan kemandirian ekonomi.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, menilai program ini sebagai langkah nyata memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan komoditas secara berkelanjutan.

Ketua Kelompok Tani Sinar Tani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah. Ia berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Melalui gerakan ini, pemerintah mendorong optimalisasi pengembangan komoditas perkebunan di berbagai daerah. Harapannya, ketersediaan bahan baku industri meningkat dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.


Artikel Terbaru

Daging Analog Koro Pedang, Alternatif Protein Sehat dan Ramah Lingkungan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan inovasi daging analog berbahan dasar koro pedang. Produk ini menjadi alternatif sumber...

More Articles Like This