
Juri dari American Rabbit Breeder Association (ARBA), Theresa Christe, mengamati kelinci lion head di depannya. “Kelinci ini memiliki bentuk kepala dan struktur tulang yang bagus,” kata Theresa. Pendamping juri yang berdiri di sebelahnya mencatat ucapan Theresa. Ia mengulangi amatan kelinci untuk memastikan penilaian sudah tepat. Juri lain, Rendy Cler dan Arie Wardhani melakukan hal serupa. Arie Wardani.
Mereka cermat menilai setiap peserta kontes. Di kelas holland loop kelinci beregristasi C816 koleksi Aifan Hu meraih gelar Best of Breed dari Theresa. Koleksi lain Aifan, HIHM juga meraih Best Oposite Sex Breed dari juri Rendy Cler. Di setiap kelas juri menentukan 2 juara, yakni Best of Breed dan Best oposite Sex Breed. Jika peraih Best of Breed kelinci jantan, maka Best Oposite Sex Breed kelinci betina dan sebaliknya.
Mutu meningkat
Menurut Aifian kunci kemenangan koleksinya adalah perawatan. Ia memperhatikan keseimbangan pakan berupa serat kasar biasanya menggunakan hijauan atau rumput kering (hay) dan pemberian nutrisi lain yang biasanya dipenuhi menggunakan pakan pelet. Kandang juga harus nyaman buat satwa klangenan itu. Suhu dan sirkulasi udara dalam kandang harus terjaga agar kelinci tidak stres.
Penyelenggarakan kontes pada 8 April 2017 di Mal Cipinang Indah, Jakarta Timur, itu Indonesian Rabbit Brotherhood (IRB). Menurut Presiden IRB, Al Furqan Wiren, ajang itu untuk mengetahui dan menilai kualitas hasil silangan para penyilang kelinci ras serta meningkatkan motivasi para penyilang agar mampu menghasilkan dan meningkatkan kelinci hasil silangan sesuai dengan kualitas ARBA.
Perhelatan untuk kali pertama itu berlangsung meriah. Sebanyak 244 kelinci dari 95 penyilang mengikuti kontes itu. Panitia mendatangkan 2 juri ARBA yaitu Theresa Christe dan Rendy Cler dari Amerika Serikat dan seorang juri yang berasal dari Indonesia Arie Wardhani. Menurut Arie pada kontes kali ini kualitas silangan dari beberapa ras seperti ras californian dan new zealand semakin bagus, bahkan mampu mengimbangi kualitas impor.
Kualitas perawatan dan penyilangan pun sangat bagus. Hasil penilaian di kelas holland loop misalnya, antarpeserta sangat kompetitif, tidak terpaut jauh. Theresa yang menjadi juri sejak 2010 itu menyarankan kepada para penyilang agar mencatat persilangan sehingga bisa memperoleh data dan informasi penyilangan yang akurat. “Dengan adanya kontes seperti ini diharapkan kualitas silangan kelinci semakin bagus,” Kata Arie.
Ras holland loop masih mendominasi kontes, yakni 60 kelinci. Acara kontes itu sekaligus peresmian berdirinya IRB. Rencananya kontes berlangsung rutin setiap tahun. IRB merupakan satu-satunya anggota organisasi ARBA di Indonesia yang mewadahi semua ras kelinci di Indonesia. Pada perhelatan itu juga berlangsung kontes cavy atau marmut yang diikuti oleh 20 peserta dari 6 breed. (Muhammad Awaluddin)
