Sunday, August 14, 2022

Antibiotik Bikin Cantik

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Alex Supriyanto merekayasa sansevieria mutasi melalui kultur jaringanSansevieria pinguicula milik Mulyadi berubah warna setelah ditetesi streptomycin selama 3 bulanEko menitikkan 2 tetes larutan streptomycin dan benzyaminol purin (BAP) pada pucuk Sansevieria trifasciata setiap 5 hari. Dosisnya masing-masing 1 gram streptomycin dilarutkan dengan 5 sendok makan air dan 100 ppm BAP. Setelah 6 kali perlakuan, daun trifasciata yang muncul berubah warna dari semula bertepi hijau dan bagian tengah putih, menjadi seluruhnya putih.

Eko menyebut variegata “buatan” itu hanya terjadi pada daun yang mendapat perlakuan alias sektoral. Menurut ahli Fisiologi Tumbuhan di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, Dr Ir Ni Made Armini Wiendi MSc, pemberian streptomycin dalam konsentrasi tinggi dapat menghambat sintesis pembentukan klorofil. Bila perlakuan dihentikan daun kembali hijau.

Stabil

Eko menuturkan variegata buatan stabil pada anakan yang muncul saat tanaman bertambah jumlah daun sebanyak 7 – 8 helai. Selama kira-kira 6 – 8 bulan itu streptomycin rutin diteteskan. Menurut Ni Made Armini mutasi stabil pada anakan terjadi karena anakan sudah memiliki DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat) induk yang “dipaksa” memiliki sedikit klorofil. DNA dan RNA berperan dalam menyimpan cetak biru aktivitas sel dan mengekspresikan informasi yang diterima menjadi suatu individu baru.

Pemilik nurseri tanaman hias di Banyuwangi, Jawa Timur, Mulyadi, juga menerapkan cara serupa pada jenis sansevieria berdaun bulat seperti Sansevieria pinguicula dan boncel. Setelah 3 bulan perlakuan, satu daun berubah warna menjadi variegata. Mulyadi kini masih menunggu anakan supaya variegata yang didapat stabil.

Cara lain mendapat sansevieria mutasi dengan memanfaatkan setek daun. Rendam setekan daun selama 24 jam dalam larutan 1 gram streptomycin yang dilarutkan dalam 5 sendok makan air. Selanjutnya rendam setekan dalam larutan BAP 100 ppm selama 5 menit. BAP berperan mempercepat anakan muncul.

Tanam potongan daun itu dalam media tanah berlapis pasir dengan ketebalan 3 cm. Eko membenamkan ujung setekan sampai lapisan dasar pasir. Di pasir yang bersifat porous akar mudah tumbuh dan nantinya mencapai lapisan tanah. Saat itulah Eko memberi pupuk NPK majemuk sebanyak 10 gram per liter untuk memacu pertumbuhan tanaman muda.

Dari setekan daun itu muncul anakan pada umur 3 – 4 bulan setelah tanam. Pengalaman Eko peluang munculnya anakan variegata mencapai 70%. Untuk mempertahankan belang pada tanaman, teteskan 2 tetes larutan streptomycin dan BAP – konsentrasi sama seperti untuk merendam setekan daun – pada bagian pucuk daun. Interval pemberian setiap 5 hari. Anakan variegata siap pisah dari induk setelah 4 bulan.

Kultur jaringan

Nun di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Alex Supriyanto, menciptakan sansevieria variegata melalui kultur jaringan. Untuk memicu mutasi, ia menambahkan streptomycin, kolkisin, dan 2,4-dichlorphenoxyacetic acid (2,4-D) dalam media kultur. Dosis masing-masing 6 ppm, 2 ppm, dan 5 ppm.

Kolkisin dan 2,4-D merupakan mutagen kimia. Menurut Armini kolkisin berperan menggandakan kromosom menjadi 2 kali lipat sehingga menghasilkan generasi baru yang memiliki ekspresi gen berbeda dengan induk misal, variegata. Senyawa 2,4-D meningkatkan pembelahan sel. “Pada konsentrasi tinggi senyawa itu dapat menyebabkan mutasi,” kata Armini.

Alex melarutkan semua bahan media kultur jaringan dalam 1 liter air suling. Setelah menuang larutan media ke dalam stoples, ia menanam ujung daun muda sansevieria sepanjang 2 cm. Tutup rapat botol dan letakkan dalam ruangan steril bersuhu 18oC.

Setelah 3 bulan tunas variegata muncul. Setiap setek menghasilkan 1 tunas variegata. Tunas itu lalu dipindahkan ke media kultur jaringan baru selama 2 bulan. Selanjutnya dipindahkan lagi ke media baru selama 3 bulan. Dari sejak kultur hingga tanaman siap dipindah ke media tanam perlu waktu 6 bulan. Berkat senyawa kimia lidah naga tampil unik. (Pranawita Karina)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img