Bau mulut saat puasa kerap menjadi keluhan banyak orang. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga bisa menurunkan rasa percaya diri dan memicu masalah sosial. Padahal, bau mulut saat puasa sebenarnya bisa dicegah jika kita memahami penyebabnya dan tahu cara mengatasinya.
Kepala Unit Kesehatan IPB University, drg. Titik Nurhayati, menjelaskan bahwa bau mulut saat puasa umumnya terjadi karena produksi air liur di dalam rongga mulut berkurang.
“Bau mulut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada semua usia. Penyebabnya beragam. Mulai dari gangguan kesehatan gigi dan mulut hingga masalah pencernaan seperti asam lambung,” ujar drg. Titik dalam tayangan IPB Pedia yang disiarkan melalui YouTube IPB TV.
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Akibatnya, mulut menjadi kering karena tidak ada aktivitas mengunyah yang bisa merangsang produksi air liur. Padahal, air liur berperan sebagai antiseptik alami yang membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
“Ketika produksi air liur berkurang, bakteri di dalam mulut dapat berkembang lebih banyak dan akhirnya menimbulkan bau mulut,” kata Titik. Oleh karena itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut selama puasa menjadi langkah penting. Titik menekankan pentingnya menyikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.
“Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dianjurkan karena menyikat gigi saja belum tentu membersihkan seluruh rongga mulut. Sisa makanan bisa tertinggal di sela-sela gigi dan perlu dibersihkan dengan dental floss,” tutur Titik.
Ia juga mengingatkan agar kebersihan lidah tidak diabaikan. Lidah bisa menjadi tempat menempelnya sisa makanan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap. Tak kalah penting, penuhi kebutuhan cairan tubuh. “Usahakan minum air mineral sekitar 1,5 hingga 2 liter antara waktu berbuka hingga sahur agar mulut tidak terlalu kering,” kata Titik.
Selain itu, hindari makanan beraroma tajam, perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta kurangi makanan dan minuman tinggi gula. Dengan menjaga pola makan dan kebersihan mulut secara konsisten, bau mulut saat puasa dapat dicegah sehingga ibadah terasa lebih nyaman.
