Wednesday, January 28, 2026

Biopestisida Kitosan Mencegah dan Menanggulangi Serangan Patek Pada Cabai

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Penyakit patek atau antraknosa menjadi momok bagi petani cabai. Bercak hitam kecokelatan melingkar pada buah cabai isyarat serangan patek atau antraknosa itu.  Kegagalan panen akibat serangan patek mencapai 75%. Saat penanaman musim hujan serangan patek kian tinggi.

Cendawan penyebab antraknosa itu Colletotrichum capsici. Akibat serangan antraknosa buah cabai menjadi busuk. Menurut peneliti di Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT), Dr. Awang Maharijaya, S.P., M.Si., antraknosa dapat menyerang tanaman sejak buah mulai terbentuk hingga panen.

Awang mengatakan, cendewan penyebab antraknosa bisa terbawa oleh benih, percikan air, maupun alat semprot. Pencegahan dengan membersihkan lahan dan tanaman yang telanjur terserang agar penyakit tidak menyebar.

Pemberian fungisida sistemik golongan triazole dan pyrimidin (0,05—0,1%) sebelum tanam siasat untuk mencegah serangan antraknosa. Selain itu kitosan juga dapat menjadi pilihan bagi petani cabai. Sumber kitosan mudah didapat yakni berasal dari cangkang seperti rajungan, udang, kepiting, dan bekicot.

Kitosan merupakan bahan antimikrob, turunan zat kitin, mengandung enzim lisin dan gugus aminopolisakarida. Kitosan mampu menangkal antraknosa pada tanaman jagung dan cabai. Dengan modifikasi penambahan senyawa “pembawa” atau carrier, kitosan menjadi berukuran nano. Kitosan nano lebih efektif mencegah dan menanggulangi antraknosa.

Kini terdapat kitosan dalam bentuk cair. Para petani cabai dapat memanfaatkannya untuk menanggulangi patek. Mekanisme kerja kitosan menaklukkan Colletotrichum spp dengan cara masuk ke jaringan cendawan. Kitosan beracun bagi cendawan sehingga membunuh dari dalam. Apalagi ukurannya nano, sehingga lebih efektif dan efisien.

Aplikasi kitosan bisa untuk pencegahan dan penanggulangan patek. Dosis untuk penanggulangan dua kali lipat dibandingkan dengan pencegahan. Pada beberapa kasus, antraknosa justru menyebar pada buah cabai setelah panen.

Satu buah terkena antraknosa berpotensi menyebar ke buah sehat ketika pengiriman atau penyimpanan. Aplikasi kitosan itu sangat mungkin untuk pascapanen. Artinya setelah memanen cabai, petani dapat menyemprotkan kitosan untuk mencegah atau menanggulangi antraknosa. Fungsi kitosan untuk coating buah dan sayur, sehingga bisa mencegah antraknosa.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img